Sebagai Dapur Hygienis, Rutan Bandarlampung Terus Meningkatkan Pelayanan WBP Sesuai Standar Gizi Yang Maksimal

# Dilihat: 77 pengunjung
  • Bagikan

Betiklampung.com, Bandarlampung –

Setelah mendapatkan sertifikat laik hygiene sanitasi jasa boga kepada dapur Rutan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Bandarlampung. Kini Rutan Kelas I Bandarlampung terus meningkatkan pelayanan makanan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sesuai standar gizi yang maksimal. Hal tersebut diungkapkan Kepala Rutan Bandarlampung, Sulardi didampingi Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Bandarlampung Arian Adiwibowo dan Kasubsi Administrasi Perawatan Rutan Kelas I Bandarlampung, Ardeli Permata di Bandarlampung pada, Jumat (10/09)

Sulardi menjelaskan, pengawasan dapur dilakukan setiap hari. Hal itu dilakukan guna bisa mengecek kebersihan dan keterjaminan makanan yang akan diberikan kepada warga binaan. “Pengawasan dan pengecekan bahan-bahan makanan dilakukan setiap hari juga demi menjaga kualitas dan cita rasa makanan yang akan disajikan kepada seluruh WBP,” kata Sulardi.

Karutan mengatakan bahwa besaran anggaran yang disalurkan untuk makanan yang disiapkan adalah Rp. 17,000 per WBP belum dipotong pajak. “Jadi untuk perharinya itu Rp. 16,000, setelah dipotong pajak. kita bagi tiga yakni untuk pagi, siang dan malam,” jelasnya. Karutan menambahkan mengapa dipotong pajak, bahwa biaya perhari yang telah dipotong pajak itu berdasarkan keputusan Pemerintah Pusat melalui kementerian hukum dan HAM (Kemenkuham)

“Yang disampaikan pak Dirjen kemarin, berdasarkan peraturan pemerintah pusat melalui Kemenkumham terdiri dari Rayon 1, 2. dan 3. Bandarlampung masuk kedalam rayon 1, pemberian anggaran untuk makanan para WBP memang Rp. 17,000 namun itu masih dalam bentuk anggaran, kan lelang, nah paling rendah penawarannya itu yang dapat. Akhirnya tercapai lah akngka Rp, 16,000 setelah dipotong pajak,” ujar Sulardi.

Disinggung untuk menu makanan yang disajikan apakah berbeda setiap harinya, kalapas mengatakan Menu setiap harinya berbeda-beda, karena memang ketentuannya sudah ditetapkan. “Kalori, nutrisi dan vitamin semuanya. Termasuk kita siapkan dokter untuk mengecek kebersihan makanan, kami juga sudah mendapatkan sertifikat laik hygiene sanitasi jasa boga dari Pemerintah kota Bandarlampung,” tutur Sulardi. (Tika)

BACA JUGA:  Reses ke Kanwil Lampung, Taufik Basari Bahas Overcrowding Lapas Hingga Layanan OBH
  • Bagikan