Pantau Kondisi Kesehatan Pegawai, Kakanwil Sudjonggo Lakukan Telemedicine Dengan Lapas Indramayu

# Dilihat: 146 pengunjung

Betiklampung.com, Indramayu– 

Kemenkumham Jabar dalam rangka melaksanakan pemantauan terhadap kesehatan seluruh pegawai nya termasuk pegawai yang ada di Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Kantot Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, hari ini (Sabtu, 05/03/2022) Kepala Kantor Wilayah, Sudjonggo, melaksanakan Telemedicine melalui media Telekonferensi untuk memantau langasung kondisi kesehatan pegawai yang berada di Lapas Kelas IIB Indramayu.

Diawali dengan Laporan dari Kalapas Indramayu yang menyampaikan bahwa saat ini beberapa pegawai telah terpapar Covid-19 varian Omicron dan penanganan sesuai dengan protokol kesehatan telah dilaksanakan seperti merumahkan sementara pegawai yang terpapar, memantau kondisi terkini secara rutin, dan selualu mencukupi kebutahan asupan suplemen dan vitamin bagi pegawai yang terpapar.

BACA JUGA:  Inspeksi dan Arahan Kakanwil Jawa Barat Kepada Petugas Lapas Cibinong Terkait Deteksi Dini Pontensi Penyebab Kebakaran

Turut menghadiri kegiatan ini Kepala Divisi Pemasyarakatan, Taufiqurrakhman, yang menyampaiakan arahan dan motivasi bagi seluruh pegawai Lapas Indramayu terutama untuk pegawai yang sedang melaksanakan Isolasi Mandiri, “Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, asupan vitamin dosis tinggi baik c dan d. Serta olahraga yang teratur, harus happy dan selalu berdoa insyaallah sembuh”. Dilanjutkan dengan Kakanwil Sudjonggo yang langsung menyapa Kalapas dan beberapa pegawai yang terpapar untuk kemudian menyampaikan beberapa arahan dan semangat motivasi.

BACA JUGA:  Sudjonggo Menghimbau Agar Disiplin Prokes dan Tuntas Vaksin Untuk Lewati Pandemi Saat Tinjau Vaksinasi di Lapas Cibinong

“Laksanakan segala sesuatu nya sesuai dengan protokol kesehatan baik dalam penanganan covid-19 maupun dalam berkegiatan dalam pemenuhan tugas dan fungsi, kemudian jika kita mempublikasi suatu hal yang baik jangan melulu dari kita tetapi dari pihak warga binaan pemasyarakatan atau masyarakat agar menghindari prasangka bahwa hal-hal positif yang dilaksanakan tersebut adalah sebuah settingan yang kita buat tetapi memang kenyataan fakta yang ada di lapangan.” Ungkap Kakanwil.

BACA JUGA:  Lantik 45 Dewan Pakar, Presiden PKS: Menambah Kekuatan Untuk Kemenangan di Pemilu 2024

“Sekali lagi, kita semua harus ingat bahwa hal baik yang kita bagikan atau kita publikasikan belum tentu selalu dianggap baik, tetapi hal tersebut jangan menjadi halangan bagi kita untuk tetap berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan organisasi.” Pungkas Kakanwil Sudjonggo.