Wadan Brigif 4 Marinir/BS : Rutinitas Yang Dilakukan Untuk Berlatih Dengan Baik Akan Membuahkan Hasil Yang Maksimal

# Dilihat: 280 pengunjung

Betiklampung.com (SMSI), Pesawaran —

Apel gelar kesiapan latihan Tri Wulan (TW) II Tahun 2022 Brigade Infanteri (Brigif) 4 Marinir/BS wilayah Lampung dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Brigade Infateri (Wadan Brigif) 4 Marinir/BS Letkol Marinir Anugerah Auliadi Santoso dan dilaksakan langsung di Lapangan apel Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Marinir Jl. Way Ratai, Batu Menyan – Pesawaran.

Latihan Tri Wulan tersebut merupakan salah satu implementasi Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono yakni Penyelarasan doktrin, Ops-Lat sistem pelatihan yang fleksibel dan adaptiv terhadap dinamika situasi terkini.

BACA JUGA:  Rutan Kelas IIB Sukadana Gelar Bebagai Perlombaan Yang Diikuti Petugas dan Warga Binaan

Upacara diawali dengan laporan jumlah Prajurit oleh perwira Seksi Operasi (Pasiops) yonif 9 Marinir Kapten Marinir Ilham Toppani dan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan oleh Kepala Tim Evaluasi Latihan Letkol Marinir Anugerah Auliadi Santoso yang sehari – hari menjabat sebagai Wadan Brigif 4 Marinir/BS. Senin (27/06/2022).

Letkol Marinir Anugerah Auliadi Santoso mengatakan bahwa berlatih dengan semangat, dengan tekun. rutinitas yang dilakukan untuk berlatih dengan baik akan membuahkan hasil yang maksimal, manfaatkan waktu yang ada, dan laksanakan jadwal yang sudah ditetapkan oleh perwira staf operasi, baik jadwal dari perwira staf operasi Brigade Infateri maupun satuan.

BACA JUGA:  Kejati Lampung Terima Penghargaan Dirjen Pajak

“Oleh karena itu semua harus saling mengingatkan, bukan berarti kita takut, tidak!!, kita harus waspada, semua perlu diasah agar semuanya seimbang, serta jangan lupa berdoa selama latihan dan perhatikan apa yang dilatihkan agar hasil yang kita peroleh dapat mencapai tujuan yang maksimal,” tegas Wadan Brigif 4 Marinir/BS.

Wadan Brigif 4 Marinir/BS juga menyampaikan beberapa penekankan salah satunya yaitu tetap perhatikan faktor keamanan, dan keselamatan Zero Accident baik personel maupun material. Selasai upacara dilanjutkan dengan pelajaran yang diikuti para perwira, kasi, dan karu serta dilaksanakan drill.