Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung peserta Pelatihan Pertukangan Kayu bersertifikat hasilkan meja dari praktik pelatihan.
Meja karya WBP tersebut dipamerkan dalam acara penutupan acara pelatihan oleh Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung Maizar, Rabu (23/11) di Aula Kegiatan Kerja.
Instruktur Pelatihan Haryono mengatakan peserta pelatihan antusias dan semangat mengikuti pelatihan. Karena semangat, kata Haryono, materi lebih mudah disampaikan.
“Beberapa WBP bahkan sangat antusias dan rajin berdiskusi. Mereka tertarik juga menggunakan alat seperti scroll yang kami bawa,” kata Haryono.
Haryono menyampaikan optimis dengan pelatihan ini dapat menjadi bekal kemandirian bagi WBP meskipun berlangsung singkat.
“Produk yang dihasilkan InsyaAllah bisa bersaing dengan produk di luar. Sentuhan akhir (finishing) sangat menentukan. Setelah diberikan pelatihan teknik konstruksi lebih kokoh dan pewarnaan lebih merata,” lanjut Haryono.
Kepala Lapas Kelas I Bandar Maizar mengucapkan terima kasih kepada instruktur pelatihan. WBP mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dalam kegiatan pertukangan kayu.
Maizar mengingatkan WBP peserta pelatihan tidak berpuas diri dan terus mengembangkan diri. “Amati, tiru, modifikasi. Enam hari tidak cukup, maka harus terus berlatih. Berinovasi terus agar ada keunikan dari produk yang kita hasilkan,” ujar Maizar.

