Karutan Bandarlampung Pantau Kunjungan WBP di Hari Keempat Lebaran Idul Fitri 1444 H

368 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Selasa 25 April 2023 merupakan momen hari terakhir layanan kunjungan hari raya Idul Fitri 1444 H/2023 pengunjung yang mengunjungi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Bandar Lampung.

Kepala Rutan kelas I Bandarlampung, Iwan Setiawan di dampingi Ardeli Permata Coriaqzo selaku Kasubsi Administrasi dan Perawatan Rutan mengatakan kunjungan telah dilaksanakan selama 4 hari berturut-turut dimulai dari hari Sabtu s.d Selasa pada tanggal 22 s.d 25 April 2023.

“Sampai dengan pukul 13.00 WIB, jumlah total pengunjung yang mengunjungi Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Kelas 1 Bandarlampung selama 4 hari dari tanggal 22 s.d 25 April 2023 sebanyak 4717 orang. Dan masih terus bertambah, karena direncanakan kunjungan sendiri ditutup pada pukul 15.00 WIB,” kata Karutan, Selasa (25/04/23).

BACA JUGA:  Rutan Kelas I Bandar Lampung Ikuti Apel Awal Tahun Bersama Menteri Hukum dan HAM

Karutan menambahkan, terima kasih banyak kepada pada para pengunjung, warga binaan, dan petugas yang telah menjaga situasi agar tetap kondusif sehingga kegiatan berjalan aman dan lancar. “Kepada para pengunjung dan WBP yang dikunjungi bahwa tidak ada pungutan biaya sedikitpun pada saat pelaksanaan,” tegasnya.

Selama empat hari, lanjutnya, kunjungan ini berlangsung aman dan kondusif yang dilaksanakan oleh empat tim dari petugas rutan dan dibantu oleh Taruna Poltekip sebanyak lima orang, Turut hadir Babinsa dari Koramil 421/09 Tanjung Bintang dan Kasi um Polsek Jati Agung.

BACA JUGA:  Gandeng APH, Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Sidak dan Tes Urine Secara Acak Bagi Warga Binaan

“Kepada WBP dan pengunjung untuk pelayanan kunjungan akan kembali normal dan dibuka kembali pada tanggal 27 April 2023 dan segera laporkan segala bentuk pungutan liar, agar kedepannya segala bentuk pembinaan dapat berjalan dengan baik guna menjunjung tujuan Permasyarakatan dan menjadikan jajaran petugas Rutan Kelas I Bandar Lampung menjadi Ber Akhlak (Berorientasi pelayanan Akuntabel Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif),” ungkapnya. (*)