Kakanwil Kumham Lampung Ikuti Giat Satu Jam Bersama Menkumham, Pesan Yasonna : Dukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia dengan Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual

286 views

Betiklampung.com (SMSI), Lampung —

Menyoroti pentingnya potensi ekosistem Kekayaan Intelektual (KI) yang ada di daerah serta nilai ekonominya melalui hilirisasi wirausaha, Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly menjemput bola untuk berbincang secara langsung membahas bagaimana cara memulai giat wirausaha, dengan pemberdayaan dan pemahaman pentingnya Kekayaan Intelektual melalui kegiatan ‘Satu Jam Bersama Menkumham’ yang Mengusung tema “Kemenkumham Melayani untuk Indonesia”, Jumat (01/09),

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, Sorta Delima L Tobing didampingi Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Yulinar Tresia; Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Adil Jaya Negara mengikuti giat tersebut secara virtual.

BACA JUGA:  Panen Ratusan Bebek Pedaging, Lapas Cibinong Tunjukkan Keberhasilan Program Pembinaan Warga Binaan Yang Produktif

Dalam pemaparannya, Yasonna menjelaskan bahwa giat ini bertujuan untuk mendengarkan dan berdiskusi lebih dekat dengan komunitas-komunitas, pelaku ekonomi kreatif, maupun akademisi penghasil KI. Hal ini agar Kemenkumham dapat menghasilkan produk-produk hukum dan pelayanan publik yang efektif dan relevan.

Yasonna menyampaikan komitmen Kemenkumham dalam mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Untuk itu, Kemenkumham telah mencanangkan Tahun 2023 sebagai Tahun Tematik Merek. 

BACA JUGA:  208 WBP Rutan Kotabumi Mendapatkan Remisi Khusus Lebaran Idul Fitri 1444 H

“Kemenkumham konsisten berupaya mendukung kemajuan perekonomian nasional dengan langkah meningkatkan penggunaan Produk dalam Negeri (PDN)” ucap Yasonna.

Kekayaan Intelektual menjadi potensi ekonomi, untuk itu segera Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual anda untuk mendapatkan perlindungan hukum serta manfaatnya untuk meningkatkan perekonomian negara” kaya Yasonna.

Kegiatan ini melibatkan 500 peserta dari berbagai komunitas (musik, film, animasi, literasi, desain grafis dan seni pertunjukan), pelaku ekonomi kreatif, akademisi bertempat di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Bali.