Lapas Kotaagung Gandeng Puskesmas Negara Batin Untuk Cegah Penyakit Menular

330 views

Betiklampung.com (SMSI), Kotaagung —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung bekerjasama dengan Puskesmas Negara Batin melaksanakan kegiatan pemeriksaan TB, HIV, Siphilis dan Hepatitis pada Warga Binaan Pemasyarakatan yang dilaksanakan pada Selasa, 31 Oktober 2023.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Besar Lembaga Peamsyarakatan Kelas IIB Kotaagung yang dibuka oleh Ardeli Permata Coriaqzo selaku Kasi Binadik dan Giatja. Dalam sambutannya beliau menekankan kepada warga Binaan Pemasyarakatan harus senantiasa menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih sehat.

BACA JUGA:  OJK bersama AAUI Gelar Gerakan Kampung Sadar Asuransi di Kecamatan Rajabasa Bandarlampung

Puskesmas Negara Batin selaku mitra kerja dalam bidang kesehatan sedikitnya mengirimkan 9 orang tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat dan bidan dalam kegiatan tersebut. Kegiatan sendiri diawali dengan sosialisasi terkait penyakit TBC oleh tenaga kesehatan Puskesmas Negara Batin.

Dimana didalam sosialisasi tersebut ditekankan untuk selalu menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit tersebut, karena sejatinya penyakit tersebut timbul karena kebiasan-kebiasaan yang kita anggap remeh namun berakibat fatal.

BACA JUGA:  BPHN Bersama Kanwil Kemenkumham Lampung Gelar Sosialisasi Mengenai Rancangan Peraturan Presiden

Selanjutnya sebanyak 383 Warga Binaan dilakukan screening TB, HIV, Siphilis dan Hepatitis. Screening ini dilakukan untuk mencegah penularan penyakit antar Warga Binaan Pemasyarakatan didalam Lapas dan meningkatkan derajat kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan melalui edukasi yang diberikan.

Dari hasil screening TB, HIV, Siphilis dan Hepatitis tersebut, menyatakan bahwa sebanyak 5 Warga Binaan Pemasyarakatan mengalami gejala TB, dan tidak ada Warga Binaan Pemasyarakatan yang bergejala HIV, Siphilis dan Hepatitis.

Adapun Warga Binaan Permasyarakatan yang mengalami gejala penyakit tersebut akan dilakukan pemeriksaaan dan observasi lebih lanjut serta mendapatkan perawatan kesehatan sebagaimana mestinya.