Persiapan Ekspor ke Mancanegara, Lapas Bandar Lampung Sinergi Bersama PT. Agri Lestari Nusntara Beri Pelatihan Kreasi Produk Berbahan Serabut Kelapa

433 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandarlampung merupakan tempat untuk melakukan pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Indonesia. Artinya tempat terpidana sungguh – sungguh dipersiapkan dengan baik agar kelak setelah masa hukumannya selesai akan kembali ke masyarakat dengan keterampilan tertentu yang sudah dilatih di Lapas, Selasa (19/12).

Bertempat di aula kegiatan kerja Lapas Kelas I Bandar Lampung, Kegiatan pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Muda Husni, disambung oleh sambutan Kalapas Kelas I Bandar Lampung, Saiful Sahri, dalam sambutnya Kalapas menyampaikan kegiatan pembinaan kemandirian harus dimafaatkan dan dipelajari sebaik mungkin.

BACA JUGA:  Pererat Silaturahmi, Kakanwil Ditjenpas Lampung Bersama Kalapas Kelas I Bandarlampung Audiensi Dengan PLN NP UP Tarahan

“Kegiatan kemandirian ini jangan hanya digunakan untuk mengisi waktu tetapi dimanfaatkan sebaik-baiknya agar menjadi bekal saudara sekalian ketika kembali ke tengah-tengah masyarakat, menjadi orang yang lebih baik dan bermanfaat bagi semua orang” ujar Kalapas.

Ahmad Masdar selaku Supervisor PT. Agri Lestari Nusantara menyampaikan teknik dasar dalam pembuatan karpet, keset, dan produk lainnya dari bahan serabut kelapa sangat simpel dan mudah tetapi harus penuh dengan ketelitian karena produk ini akan di ekspor keluar negri seperti Perancis, China dan Vietnam.

BACA JUGA:  Tingkatkan Sinergitas APH, Kakanwil Ditjenpas Lampung Terima Audiensi Densus 88

Usai pembukaan dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan praktek dari Operator Produksi PT. Agri Lestari Nusantara, Warga Binaan terlihat antusias dan semangat mempelajari apa yang dipraktekan oleh para operator.

Saiful Sahri menjelaskan meskipun mereka memiliki keterbatasan ruang dan waktu, mereka memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan kemandirian. “Saya akan dukung dan fasilitasi terus kegiatan pembinaan kemandirian ini dan berharap kegiatan kemandirian ini mampu memberikan ilmu buat warga binaan di masa yang akan datang sebagai bekal kehidupan,” ungkap Kalapas.