Pentingnya Membangun Keseimbangan Hidup, Lapas Ciamis Selenggarakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah

321 views

Betiklampung.com (SMSI), Ciamis —

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ciamis Kemenkumham Jabar selenggarakan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah di Aula Lapas Ciamis, Jumat (02/02/2024).

Sebelum memulai tausiah, kegiatan diawali dengan shalawatan bersama Coffee Break Band. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Beni Nurrahman memberikan sambutan.

Kalapas Beni berharap, kegiatan ini tidak hanya sebagai simbolik namun dapat dihayati oleh seluruhnya, khususnya warga binaan untuk memperbaiki diri dari hari ke hari. Selain dapat bermanfaat di Lapas, warga binaan juga harus bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi diri sendiri.

“Saya yakin dan percaya, warga binaan Lapas Ciamis adalah orang-orang yang baik, hal ini terbukti selama saya bertugas di sini, tidak ada konflik-konflik yang mengganggu keamanan dan ketertiban sehingga pembinaan yang diselenggarakan di Lapas Ciamis dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Beni.

BACA JUGA:  Lapas Palembang Bersama APH Melakukan Penggeledahan Blok Hunian Warga Binaan

Dalam kesempatan tersebut tausiah disampaikan oleh Ustad Arijal Muttaqin dari Pesantren Kampung Salik Padaherang Pangandaran. Dalam tausiahnya beliau menyampaikan bahwa Allah SWT memiliki sifat Al-gofar dan Al-gofur.

Al-gofar adalah Allah SWT akan mengampuni dosa hambanya sebanyak dan setinggi apapun dosa tersebut, bahkan jika dosa tersebut seperti gunung Hud, maka ampunan-Nya seluas samudera. Namun ampunan tersebut diberikan kepada hamba-Nya yang pantas menerimanya yaitu orang yang selalu merasa punya dosa.

Sedangkan Al-gofur artinya Allah SWT memiliki sifat menyembunyikan dan menutupi aib hamba-Nya. Jadi setiap aib hamba-Nya, Allah SWT rahasiakan dan ketika ada satu dosa muncul, itu adalah bentuk kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya supaya tidak semakin bertambah dosanya.

BACA JUGA:  Polisi Berhasil Tangkap 4 Pelaku Judi Domino di Rumah Kontrakan Bandar Lampung

“Apa itu Isra Mi’raj? Isra Mi’raj itu secara sederhana adalah Hablum Minannas dan Hablum Minallah, artinya dalam perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW itu mengajarkan kita semua bahwa hidup yang berkeseimbangan adalah hidup membangun Hablum Minannas dan Hablum Minallah”, ungkap Ustad Arijal.

Lebih lanjut, Ustad Arijal menyampaikan bahwa Isra’ dan Mi’raj juga tidak hanya perintah shalat dalam arti ibadah vertikal saja, akan tetapi yang terpenting adalah bagaimana membangun keselamatan bagi hamba-Nya atau ibadah dalam arti horizontal. 

BACA JUGA:  Cegah Stunting, Pertamina Hadirkan Program PMT Sekaligus Edukasi Penanganan Tersedak pada Anak

Islam sangat menekankan akan pentingnya membangun keselamatan, maka Islam sangat konsern dalam membangun keselamatan seperti melalui dalilnya yang sangat terkenal “Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin”.

Makna terbesar yang dapat kita petik dari peristiwa Isra dan Mi’raj adalah bagaimana membangun keseimbangan antara pengabdian kepada Allah dengan pengabdian kepada umat manusia dan alam seluruhnya.