Betiklampung.com (SMSI), Muara Enim —
Sebanyak 52 warga binaan Lapas Muara Enim turut serta dalam kegiatan Surveilans Tuberkulosis (TBC) yang digelar di Aula Lapas Muara Enim , Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim untuk meningkatkan deteksi dini kasus TBC di antara kelompok komunal yang rentan, terutama di lingkungan Lapas, Selasa (20/02/2024)
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim telah melakukan pendataan terhadap warga binaan yang mengalami batuk selama kurang dari dua minggu. Sebanyak 45 orang warga binaan telah mengikuti pemeriksaan lebih lanjut, yang bertujuan untuk mengoptimalkan identifikasi kasus TBC secara aktif dan pasif.
Sementara itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan angka penemuan kasus TBC secara aktif dan masif pada kelompok komunal yang berisiko tinggi/rentan terhadap penularan di dalam komunitas khususnya Lapas.
Kegiatan ini di yang kerja sama dengan dinas kesehatan dipimpin Titin Niza miah ,SKM dari dinas kesehatan sumatera selatan dan didampingi Eva Musrifa aini.
Terpisah, Kalapas Muara Enim Mukhlisin Fardi mengatakan dirinya saat mendukung program Dinas Kesehatan dalam melakukan Surveilans terhadap penemuan kasus TBC Baru ini.
“Kami sangat mendukung program Dinas Kesehatan dalam melakukan kegiatan ini, tentunya hal ini dapat membantu kami dalam melakukan pemantauan terhadap penyakit dan masalah kesehatan yang dialami para warga binaan, sehingga kami dapat melakukan tindakan penanggulangan yang efektif dan efisien”. tutur Kalapas. Kegiatan ini di awasi oleh Kasubbag TU Devi Damayanti didampingi Kasubsi Perawatan Anton Sandrayadi.

