Rektor Pantau Pelaksanaan UTBK Mandiri 2024

# Dilihat: 183 pengunjung

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung –

Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., melakukan monitoring terkait pelaksanaan ujian tulis mandiri, di Gedung UPT TIK Unila, pada Senin, 8 Juli 2024.

Ujian ini menjadi bagian dari rangkaian seleksi calon mahasiswa baru jalur mandiri yang diselenggarakan Unila. Pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) ini diikuti sekitar 600-an peserta. Ujian akan berlangsung tiga hari, mulai 8 hingga 10 Juli 2024.

BACA JUGA:  Tak Punya Ahli Waris Sah, Santunan Jasa Raharja Berupa Penggantian Biaya Penguburan

Seleksi Mandiri Unila tahun ini terdiri dari beberapa jalur masuk, antara lain Mandiri Ujian Tulis, Kelas Internasional, Kerja Sama dan PSDKU, Afirmasi (PMPAP/3T dan Prestasi Khusus), serta Studi Lanjut.

Kehadiran Rektor disambut baik Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Muhamad Komarudin, S.T., M.T., beserta tim PMB Unila di UPT TIK Unila. Prof. Lusmeilia menyatakan, pelaksanaan ujian tulis mandiri sudah sesuai dengan prosedur operasional baku (POB) yang ditetapkan pusat.

BACA JUGA:  Cegah Bullying di Lampung, Kabid Humas : Ciptakan Lingkungan Ramah

Fasilitas yang disiapkan juga memenuhi persyaratan, baik dari segi sarana dan prasarana seperti ruangan, peralatan, maupun perangkat yang digunakan. Rektor berharap agar persiapan, sistem, serta penyelenggaraan jalur mandiri berjalan baik.

Meskipun aspek keamanan sudah memadai, panitia pengawas diharapkan lebih adaptif dalam mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama proses ujian, seperti perubahan kebijakan atau kondisi tak terduga lainnya.

BACA JUGA:  Telkomsel dan Viu Indonesia Luncurkan Program "Annyeong Korea!", Bisa ke Korea Cuma Dengan Nonton Drakor

Diharapkan dengan peningkatan kualitas proses seleksi penerimaan mahasiswa baru yang lebih Proaktif (Profesional, Akuntabel, Transparan dan Informatif), Unila dapat menghasilkan sumber daya manusia unggul dari para calon mahasiswa.

“Ini semua demi terciptanya Indonesia Emas dan mengembalikan marwah Unila sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia,” ujar Prof. Lusmeilia.