Kakanwil Kemenkumham Lampung Panen Jagung Manis dan Terong Ungu di Sarana Asimilasi Edukasi Lapas Rajabasa

# Dilihat: 133 pengunjung

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Lapas Kelas I Bandar Lampung lakukan panen raya Jagung Manis dan Terong Ungu hasil karya warga binaan di area Sarana Asimilasi Edukasi (SAE), Rabu (10/07). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung Sorta Delima Lumban Tobing.

Panen ini merupakan suatu bentuk keberhasilan Lapas Kelas I Bandar Lampung dalam pelaksanaan program Pembinaan Kemandirian bidang pertanian bagi warga binaan. Sorta meyakini bahwa hasil panen yang diperoleh Lapas Kelas I Bandar Lampung merupakan wujud kerja keras petugas yang mengawal dalam membimbing dan mengarahkan Warga Binaan yang di pekerjakan pada area SAE.

BACA JUGA:  Jaringan Tumbuh 2 Kali Lipat Tri Dukung Acara Hara Fest di Jambi

“Saya mengapresiasi kepada Warga Binaan yang dipekerjakan mengelola area SAE tersebut, bekerja secara maksimal serta patuh terhadap petugas yang mengawal. Panen yang dihasilkan pun cukup memuaskan, saya berharap program ini dapat memberikan kemanfaatan bagi warga binaan kedepannya” ujar Kakanwil.

Kalapas Saiful Sahri menghimbau kepada Warga Binaan asimilasi agar dapat mengikuti proses pembinaan kemandirian di bidang pertanian secara maksimal. Menurutnya, kegiatan pembinaan kemandirian tersebut sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas keterampilan dan kemampuan mereka di bidang pertanian.

BACA JUGA:  Beri Kenyamanan dan Keamanan Dalam Peribadatan, Babinsa Serda Fadli dan Kepolisian Pengamanan di GPI

“Kami akan terus berikan pelayanan terbaik kepada warga binaan dalam hal pembinaan kemandirian jadi ketika nanti mereka kembali ke masyarakat ilmu yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk kelangsungan hidup” harap Kalapas Saiful Sahri.

Panen yang dihasilkan untuk jagung manis sebanyak 150kg dan terong ungu 30kg, saiful sahri mengatakan untuk kedepannya akan ditingkatkan lagi untuk mewujudkan lapas kelas I bandar lampung yang semakin Pasti untuk kinerja yang Berdampak.