Rutan Kotabumi Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2024 di Ponpes El Qurro Abung Selatan

352 views

Betiklampung.com, Kotabumi –

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi
mengikuti upacara yang diselenggarakan di Pondok Pesantren (Ponpes) El Qurro, Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara dalam memperingati Hari Santri Nasional 2024 dihadiri oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kotabumi, Marthin Sury, S.Sos., serta petugas pembimbingan kemandirian, Duwi Mardyanto, S.H.

Upacara tersebut juga dihadiri oleh Pj Bupati Lampung Utara, Drs. H. Aswarodi, M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Drs. H. Lekok, M.M., Kepala Kantor Kemenag Lampung Utara, Drs. H. Totong Sunardi, M.M., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.

BACA JUGA:  Permahi Nilai Vonis Hakim Terhadap Eks Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming Tidak Berdasar

Momen ini menjadi istimewa dengan adanya pengibaran bendera yang dipimpin oleh paskibraka santri, diiringi dengan tabuhan alat musik drum dan pianika yang menambah semaraknya suasana peringatan Hari Santri Nasional 2024.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kotabumi, Marthin Sury, S.Sos., menyampaikan harapannya dalam peringatan Hari Santri ini, “Hari Santri bukan hanya milik para santri, tetapi momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menghidupkan semangat religiusitas, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Kami berharap, melalui kegiatan ini, semakin terjalin sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan bangsa.”

BACA JUGA:  LPKA Kelas II Jakarta Berkomitmen Untuk Meraih WBK di Tahun 2024

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa kehadiran pihak Rutan dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pesantren sebagai salah satu pilar dalam pembangunan moral dan spiritual generasi muda.

Upacara berlangsung dengan khidmat, di mana para santri, masyarakat sekitar, serta perwakilan dari berbagai instansi turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Hari Santri Nasional 2024 ini mengingatkan seluruh peserta akan pentingnya peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, sekaligus sebagai agen perubahan dalam membangun negeri melalui nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.