Rutan Kotabumi Konsisten Wujudkan Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian

308 views

Betiklampung.com, Kotabumi –

Rutan Kelas IIB Kotabumi konsisten melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan keterampilan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di area belakang Rutan.

Dalam kegiatan ini, terdapat beberapa program unggulan, antara lain dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan seperti kegiatan Pertanian Cabai yang merupakan tindak lanjut dari 13 Program Akselerasi Menteri Hukum dan HAM, dengan memanfaatkan lahan sempit secara optimal agar tetap produktif.

BACA JUGA:  Profil Midi Iswanto Anggota DPRD Lampung, Pengusaha Yang Terjun ke Politik

Penanaman cabai ini bertujuan untuk memberikan keterampilan bercocok tanam kepada WBP dan meningkatkan ketahanan pangan. Selain ketahanan pangan, Rutan Kotabumi juga aktif melaksanakan pembinaan dengan menyediakan perpustakaan di dalam rutan yang diharapkan dapat meningkatkan minat baca WBP. Kegiatan ini bertujuan agar WBP dapat menambah wawasan dan pengetahuan yang positif selama masa pembinaan, Salon Pas yang bertujuan untuk mengasah keterampilan WBP dalam tata rias dan perawatan diri, sekaligus menjaga kerapian penampilan mereka, dan penyediaan WartelsusPas (Warung Telepon Khusus Pemasyarakatan) yang bertujuan untuk memastikan WBP tetap memiliki hak berkomunikasi dengan keluarga secara terarah dan terpantau, serta WBP juga dibekali kemampuan untuk mencuci dan menyetrika pakaian di tempat khusus laundry untuk menunjang kebersihan dan kerapihan selama proses pembinaan.

BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Prosedur Kualitas BBM, Terapkan Pengujian Berlapis di Setiap Proses Penyaluran

Kegiatan ini berlangsung dengan aman dan tertib, melibatkan partisipasi aktif dari WBP serta pengawasan yang ketat dari petugas pemasyarakatan. Rutan Kelas IIB Kotabumi terus berkomitmen memberikan pembinaan yang produktif dan bermanfaat bagi WBP untuk bekal reintegrasi sosial mereka.