Rutan Sukadana Ikuti Pembukaan Rehabilitasi Pemasyarakatan 2025

336 views

Betiklampung.com, Sukadana —

Jajaran Rutan Kelas IIB Sukadana mengikuti kegiatan Pembukaan Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) secara virtual, Rabu (15/01/2025).

Hadir mengikuti kegiatan Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan, Anggara Dwi Putra didampingi Perawat Rutan. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, diwakili Sekretaris Ditjenpas, Gun Gun Gunawan.

Dalam sambutannya, Gun Gun Gunawan mengatakan bahwa rehabilitasi ini sejalan dengan era baru Pemasyarakatan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022.

Gun Gun melanjutkan, bahwa rehabilitasi dilaksanakan agar Tahanan dan Warga Binaan dapat mengendalikan adiksinya serta hidup dengan sehat secara fisik dan mental sehingga siap untuk menjalani program pembinaan kepribadian dan kemandirian.

BACA JUGA:  Wujudkan Energi Berkeadilan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan 24 SPBU BBM Satu Harga

“Ini salah satu upaya Pemasyarakatan untuk mengembalikan hidup, kehidupan, dan penghidupan Tahanan, Narapidana, dan Anak Binaan. Kondisi ini juga menciptakan kondisi tertib dan aman di UPT Pemasyarakatan,” imbuh Gun Gun.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah menetapkan standar yang jelas untuk pelaksanaan rehabilitasi pemasyarakatan. Standar ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan rehabilitasi yang diberikan kepada narapidana dan tahanan memenuhi kualitas yang baik dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Dorong Turis Mancanegara di Bali Disiplin Berlalu Lintas untuk Tekan Angka Kecelakaan

Dalam kesempatan tersebut, secara resmi dimulai pula pelaksanaan skrining penyalahgunaan narkoba (NAPZA) di seluruh Lapas, Rutan dan LPKA di Indonesia.

Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, Farizal Antony melalui Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan menyambut baik pelaksanaan program rehabilitasi pemasyarakatan.

“Kami seluruh jajaran berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program ini. Program rehabilitasi ini sangat penting untuk membantu warga binaan agar kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,”ujar Karutan.

BACA JUGA:  ITERA Luluskan 930 Sarjana Baru Dalam Wisuda Periode ke-16

Dengan adanya program rehabilitasi pemasyarakatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para warga binaan dan masyarakat luas.