Usai Menutup Kegiatan Pesantren Kilat, Karutan Kelas I Bandar Lampung Beserta Petugas Laksanakan Buka Bersama Dengan Warga Binaan

289 views

Betiklampung.com, Bandarlampung —

Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas I Bandar Lampung, Azhar didampingi Kepala Subseksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan, Ganda Aulia serta Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Arthayasa P secara resmi menutup kegiatan pesantren kilat dan melaksanakan buka bersama dengan warga binaan pada, Rabu (26/03)

Karutan Kelas I Bandar Lampung, Azhar mengatakan bahwa kegiatan pesantren kilat tersebut diadakan khusus untuk pembinaan mental serta mendekatkan warga binaan kepada nilai-nilai agama Islam. Warga binaan mengisi bulan Ramadhan 1446 Hijriah dengan mengikuti kegiatan pesantren kilat di masjid setempat.

BACA JUGA:  Lapas Kelas IIA Cibinong Gelar Sosialisasi Pemilahan Sampah untuk Dorong Warga Binaan Peduli Lingkungan

“Pesantren kilat ini kita laksanakan selama tiga hari dengan tujuan agar banyak materi yang mereka dapat,” katanya di Bandarlampung. Dia melanjutkan kegiatan pesantren kilat tersebut memiliki program yang diikuti oleh warga binaan beragama Islam diantaranya pengajian, tadarus, i’tikaf pemberantasan buta huruf Al-Quran, hingga shalat tarawih berjamaah dan kajian – kajian lainnya.

Pengisi kegiatan pesantren kitlat tersebut, lanjut dia, diisi oleh para Ustad dari luar yang telag diundang agar dapat memberikan materi juga menjadi juri dalam perlombaan yang ada di Ruran tersebut. “Kita undang Ustad dari luar sehingga mereka nantinya dapat materi yang banyak. Kita juga adakan berbagai perlombaan seperti pidato, MtQ, adzan, cerdas cermat, dan lainnya,” tutur Karutan kelas I Bandarlampung.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Lampung: Mendukung Program KBPP

Azhar menambahkan, selain itu penutupan pesantren kilat antara petugas dan warga binaan tersebut dalam rangka penutupan gebyar ramadhan. Melalui kegiatan pesantren, diharapkan warga binaan dapat bekal ilmu sehingga ketika keluar dapat menjadi pribadi yang baik. “Namun tidak dipungkiri warga binaan lulusan pesantren ini juga nantinya dapat mengisi kegiatan dan membantu rekan-rekannya untuk mempelajari ilmu agama,” katanya.