Kalapas Kelas I Bandar Lampung Dampingi Kakanwil Ditjenpas Lampung Laksanakan Audiensi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung

428 views

Betiklampung.com, Bandarlampung —

Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, melaksanakan audiensi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Audiensi ini bertujuan untuk membahas beberapa isu penting terkait pelayanan kesehatan dan kesejahteraan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas I Bandar Lampung.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah masalah BPJS Kesehatan untuk sekitar seribu warga binaan yang saat ini terdaftar di Lapas Kelas I Bandar Lampung. Ike Rahmawati dihadapan Edwin Rusli, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengungkapkan bahwa beberapa warga binaan yang berstatus hilang kepesertaan BPJS Kesehatan mereka, yang menyebabkan mereka tidak mendapatkan hak atas layanan kesehatan yang seharusnya.

BACA JUGA:  Polsek Kedaton Gelar Vaksinasi Covid-19 Keliling di Universitas Teknokrat Indonesia

Selain itu, audiensi juga membahas masalah terkait dengan WBP yang meninggal dunia namun tidak diambil oleh pihak keluarga. Hal ini menjadi perhatian serius karena mengganggu pengelolaan jenazah di Lapas. Ike Rahmawati mengusulkan agar ada solusi bersama antara instansi terkait untuk menangani masalah ini dengan lebih baik.

Poin lain yang dibahas adalah mengenai gizi warga binaan, di mana Ike Rahmawati menyampaikan kebutuhan akan bantuan atau arahan dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terkait peningkatan kualitas gizi di Lapas. Ini penting untuk mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh warga binaan, yang dapat berpengaruh pada proses rehabilitasi mereka.

BACA JUGA:  Tegas !! Danramil TBU Himbau Pelajar Jauhi Narkoba Dan Tidak Ikut-ikutan Geng Motor

Audiensi ini diharapkan dapat memberikan solusi konkret atas masalah-masalah yang ada, serta memperkuat kolaborasi antara Lapas, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan.