Komitmen Perkokoh Ideologi, Kepala Lapas Muara Enim Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

280 views

Betiklampung.com, Muara Enim —

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2025, Lapas Lapas Muara Enim menggelar Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Lapangan Upacara Lapas Muara Enim dengan khidmat. Senin 2/06/2025

Upacara ini turut dihadiri Pejabat Stuktural, dan Pegawai Lapas Muara Enim. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Muara Enim, Mukhlisin Fardi bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Tema peringatan tahun ini adalah “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, dengan mengusung simbol Garuda Pancasila yang menggambarkan jiwa dan semangat bangsa Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

BACA JUGA:  Ops Keselamatan, Sat Lantas Polresta Bandar Lampung Bagikan Pamflet dan Brosur Kepada Pengguna Jalan

Dalam amanahnya Kalapas membacakan sambutan dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. mengajak seluruh elemen bangsa untuk merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda-beda.

BACA JUGA:  Lapas Kelas IIA Metro Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu Dengan Melibatkan Pegawai Perempuan

Lebih lanjut, Kalapas Muara Enim menjelaskan bahwa dalam konteks pembangunan nasional saat ini, Pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. “Melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan; dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital,” tuturnya.

diakhir sambutannya Kalapas Muara Enim, Mukhlisin Fardi Menyampaikan marilah kita terus bergotong-royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa dan bernegara.