Kepala Lapas Metro Perkuat Sinergi Pengamanan Dengan Polres Metro

359 views

Betiklampung.com, Metro —

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro memperkuat jalinan kerja sama strategis dengan Kepolisian Resor (Polres) Metro melalui kunjungan resmi Kepala Polres Metro, AKBP Hangga Utama Darmawan, beserta rombongan pada Selasa, (10/6/2025).

Kedatangan pimpinan Korps Bhayangkara wilayah Metro tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, di ruang kerjanya. Pertemuan ini menjadi bukti komitmen kedua institusi penegak hukum untuk terus menjalin kolaborasi demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang optimal di Lapas Metro.

Kunjungan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan dalam mempererat hubungan antarlembaga, khususnya dalam bidang penegakan hukum dan pembinaan Warga Binaan. Diskusi yang berlangsung hangat meliputi berbagai aspek penting, mulai dari peningkatan pengamanan di lingkungan Lapas, pertukaran informasi intelijen, hingga koordinasi dalam penanganan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berkaitan dengan Warga Binaan.

BACA JUGA:  Prajurit Yonif 8 Marinir Bersama Polsek Pangkalan Berandan Laksanakan PaM Natal

Kepala Lapas Metro, Tunggul Buono, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, sinergi yang selama ini terjalin perlu terus diperkuat agar pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan dapat berjalan secara optimal.

“Kami sangat menyambut positif kehadiran Bapak Kapolres Metro dan jajaran. Ini adalah manifestasi nyata dari sinergitas yang selama ini telah terjalin baik antara Lapas Metro dan Polres Metro,” ujar Tunggul dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini memiliki dampak luas, tidak hanya di dalam tembok Lapas, tetapi juga terhadap stabilitas keamanan masyarakat secara umum.

BACA JUGA:  Komitmen Majukan Ekonomi Lokal, Lapas Muara Enim Hadiri Peringatan Hari Koperasi ke 77

“Sinergitas ini bukan hanya penting untuk menjaga keamanan di dalam Lapas, tetapi juga berdampak positif pada stabilitas keamanan di masyarakat secara keseluruhan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Tunggul menegaskan pentingnya komunikasi yang intensif dan koordinasi yang terstruktur dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan Pemasyarakatan, terutama yang berkaitan dengan upaya penyelundupan barang terlarang dan potensi gangguan keamanan lainnya.

“Dengan adanya komunikasi yang intens dan kerja sama yang terstruktur, kami dapat meminimalisir risiko serta memastikan Lapas Metro tetap menjadi tempat yang aman dan terkendali untuk proses pembinaan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembinaan Warga Binaan sangat ditentukan oleh stabilitas keamanan di lingkungan Lapas. Program pembinaan kepribadian maupun kemandirian dapat berjalan maksimal jika didukung oleh kondisi yang kondusif.

BACA JUGA:  Pelepasan Ekspor Perdana Biostimulan ke Jepang, Rahmat Mirzani Dorong Swasembada Pupuk untuk Petani Lampung

Pertemuan ini diakhiri dengan diskusi yang konstruktif mengenai langkah-langkah konkret untuk meningkatkan sinergi di masa mendatang. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif dan bekerja sama demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang lebih baik di Lapas Metro.