Deteksi dan Antisipasi Pelanggaran, Tim Satopspatnal Laksanakan Pemeriksaan Barang Bawaan Anggota Regu Jaga Pasca Bertugas

385 views

Betiklampung.com, Bandarlampung —

Lapas Kelas I Bandar Lampung terus memperkuat pengawasan dengan melaksanakan pemeriksaan barang bawaan terhadap anggota regu jaga yang selesai piket dan yang baru memulai piket. Kegiatan ini dilaksanakan setelah apel serah terima regu jaga dan pemeriksaan dilaksanakan oleh Tim Satopspatnal yang dikomandani oleh Kepala Kesatuan Pengamanan, Febriansyah, serta Kepala Bidang Keamanan dan Tata Tertib, Dat Menda pada, Rabu (25/6)

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa anggota regu jaga, baik yang selesai piket maupun yang baru memulai tugas, tidak membawa barang-barang yang dapat membahayakan atau melanggar tata tertib di Lapas. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mendeteksi dan mengantisipasi segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mengganggu pengamanan.

BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Akses Energi Berkualitas Lewat Bright Gas di Program Gebrak Rutilahu

Hasil dari pemeriksaan ini menunjukkan bahwa tidak ada barang yang ditemukan sebagai pelanggaran. Semua barang bawaan anggota regu jaga diperiksa secara teliti, dan semua anggota memenuhi prosedur keamanan yang telah ditetapkan.

Febriansyah, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas I Bandar Lampung, menyampaikan bahwa pemeriksaan ini adalah rutinitas yang dilaksanakan setiap kali serah terima regu jaga. Proses pemeriksaan dimulai dari anggota regu masuk hingga selesai piket, untuk memastikan tidak ada barang yang berpotensi mengancam keamanan. Hasil yang memuaskan ini menunjukkan bahwa pengawasan berjalan efektif dan sesuai dengan standar operasional yang ada.

BACA JUGA:  Perkuat Program Kerja Sosial Klien Pemasyarakatan, Bapas Kotabumi dan Pemerintah Tulang Bawang Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Dengan hasil pemeriksaan yang bersih, Lapas Kelas | Bandar Lampung terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap aspek operasionalnya, serta meminimalisir potensi gangguan yang dapat merusak kelancaran tugas pengamanan.