Betiklampung.com, Muara Enim —
Sebanyak 40 orang Warga Binaan Lapas Muara Enim mengikuti pelatihan membatik kegiatan pelatihan keterampilan yang digelar di Aula Lapas Muara Enim, Senin (07/07).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti. Pelatihan membatik ini berkerjasama dengan Batik Serasan Muara Enim.
Kepala Lapas Muara Enim, Mukhlisin Fardi melalui Kasibinadik giatja, Julianto Silalahi menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Lapas dalam memberikan bekal positif bagi warga binaan.
“Kami berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Selain meningkatkan keterampilan, ini juga menjadi wadah menumbuhkan kreativitas dan rasa percaya diri mereka,” ujarnya.
Kasubsi Giatja, Zulaiwan Fajri menambahkan bahwa Pelatihan ini digelar selama 12 Hari dan dikuti oleh 40 orang warga binaan , warga binaan diberikan kebebasan berkreasi mendesain batik yang berbasiskan Kearifan Lokal Kab. Muara Enim dengan bimbingan instruktur yang berpengalaman
Pada pelatihan hari, peserta diperkenalkan dengan sejarah dan filosofi batik, alat-alat yang digunakan serta teori dasar, desain batik, teknik produksi batik tulis, teknik produksi batik cap, pewarnaan, finishing, kemudian diakhiri dengan kegiatan praktik dan evaluasi

