Betiklampung.com, Bandarlampung —
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) SPPT-TI, Monitoring SPPT-TI, serta Supervisi TI yang dilaksanakan secara hybrid. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan.
Pelaksanaan hybrid dilakukan dengan membagi partisipasi: UPT Pemasyarakatan yang berada di luar wilayah Bandar Lampung mengikuti kegiatan secara virtual, sementara UPT yang berada di wilayah Bandar Lampung hadir langsung di Rutan Kelas I Bandar Lampung. Pola ini diterapkan untuk memastikan seluruh satuan kerja dapat berpartisipasi penuh tanpa terkendala jarak.
Dalam sambutannya, Direktur TI dan Kerja Sama Pemasyarakatan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat penerapan Sistem Penilaian Pembinaan Terpadu – Teknologi Informasi (SPPT-TI) di seluruh UPT Pemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya monitoring dan supervisi agar sistem dapat berjalan optimal, data terkelola secara akurat, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pembinaan warga binaan.
Kakanwil Ditjenpas Lampung, Jalu Yuswa Panjang, menyampaikan dukungan penuh Kanwil Lampung terhadap kegiatan ini. Ia mendorong seluruh UPT Pemasyarakatan memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas pengelolaan SPPT-TI, termasuk dalam hal pengelolaan data, tata kelola teknologi informasi, dan integrasi sistem.
Kegiatan ini turut diikuti oleh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Lampung serta pejabat teknis terkait. Para peserta mendapatkan materi, pendampingan teknis, hingga supervisi lapangan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta pemahaman yang lebih baik dalam implementasi SPPT-TI.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan SPPT-TI dapat diterapkan secara lebih optimal, memperkuat tata kelola pembinaan, serta menjadi instrumen penting dalam membangun sistem informasi Pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi.

