Betiklampung.com, Tangerang —
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui kegiatan panen ginseng di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Kegiatan ini juga menjadi bagian nyata dalam mewujudkan Asacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan sumber daya manusia yang mandiri dan produktif, Sabtu (18/10)
Tanaman ginseng yang dibudidayakan oleh warga binaan ini merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian yang dikelola oleh Seksi Kegiatan Kerja. Dengan perawatan intensif dan sistem tanam organik, panen kali ini berhasil menghasilkan ginseng berkualitas tinggi yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi kesehatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang, Dr. Triana Agustin, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini sejalan dengan semangat transformasi Pemasyarakatan sebagaimana tertuang dalam 13 Akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Drs. Agus Andrianto dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan Asacita Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kemandirian pangan bangsa.
“Panen ginseng ini adalah wujud nyata dari pelaksanaan Akselerasi di bidang peningkatan kemandirian dan produktivitas warga binaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Tangerang turut berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional serta mendukung visi besar Asacita Presiden Prabowo untuk membangun kemandirian pangan bangsa,” ujar Nana.
Selain sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional, kegiatan ini juga memiliki nilai strategis dalam memberikan keterampilan pertanian kepada warga binaan agar siap berdaya guna setelah bebas nanti. Hasil panen akan dimanfaatkan untuk kebutuhan internal serta pengembangan produk hasil pembinaan yang bernilai ekonomi.
Dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan produktivitas, Lapas Kelas IIA Tangerang terus berkomitmen mendukung program 13 Akselerasi Mentri Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus menjadi bagian dari langkah nyata mewujudkan Asacita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia yang mandiri, maju, dan berdaulat dalam bidang pangan dan sumber daya manusia.

