Tempe Hasil Karya Warga Binaan Lapas Kelas I Bandar Lampung Tembus Pasar Restoran Rajabasa

275 views

Betiklampung.com, Bandarlampung —

Tempe, salah satu komoditas unggulan hasil karya warga binaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Di area Kegiatan Kerja, warga binaan aktif mengolah kedelai menjadi tempe sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan lokal.

Dengan pendampingan intensif dari petugas tim giatja, Widianto, proses produksi tempe dilakukan secara higienis, terstandar, dan berkelanjutan. Yang membanggakan, tempe hasil olahan warga binaan ini sudah menembus pasar restoran di sekitar Rajabasa, membuktikan kualitasnya diterima masyarakat luas.

BACA JUGA:  Melalui Program Undian Q3, Indosat Ooredoo Berikan Outlet Malika Cell Dengan Hadiah Menarik

“Tempe ini bukan hanya untuk konsumsi internal, tapi juga menjadi bagian dari UMKM pemasyarakatan yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Widianto.

Langkah ini sejalan dengan Program Akselerasi #2 dan #3 Kemenimipas.

#2: Memberdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan.

#3: Penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM.

BACA JUGA:  Sudjonggo: Selama Notaris Patuhi Aturan dan Kode Etik Notaris, Maka PMPJ Mudah Dilakukan

Dengan semangat “Pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat” Lapas Kelas I Bandar Lampung terus membuktikan bahwa di balik tembok Lapas, lahir karya yang bermanfaat, sehat dan layak jual.