Sentuhan Seni Religi di Lapas Cibinong, Hadroh dan Marawis Jadi Media Pembinaan Positif Warga Binaan

273 views

Cibinong — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus berkomitmen menghadirkan pembinaan kepribadian yang positif dan bermakna bagi warga binaan, salah satunya melalui kegiatan latihan hadroh dan marawis yang dilaksanakan secara rutin di Masjid Lapas Cibinong sebagai bagian dari pembinaan keagamaan, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan yang memiliki minat dan bakat di bidang seni musik religi. Dengan penuh antusias, para peserta memainkan alat musik rebana sembari melantunkan shalawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana masjid pun terasa khusyuk, harmonis, dan penuh kebersamaan, mencerminkan ketenangan batin serta semangat perubahan diri warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa latihan hadroh dan marawis merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan membentuk karakter warga binaan agar lebih religius, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Melalui kegiatan seni religi seperti hadroh dan marawis, kami mendorong warga binaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, kerja sama, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan,” ujar Wisnu.

Tidak hanya sebagai sarana pembinaan, grup hadroh dan marawis warga binaan Lapas Cibinong juga kerap tampil dalam berbagai kegiatan keagamaan, seperti peringatan hari besar Islam dan agenda keagamaan rutin di lingkungan lapas. Penampilan tersebut menjadi wujud nyata hasil pembinaan, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri warga binaan untuk mengekspresikan kemampuan positif yang mereka miliki.

Salah seorang warga binaan mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi dirinya selama menjalani masa pembinaan. “Latihan hadroh dan marawis membuat saya merasa lebih tenang dan lebih fokus beribadah. Waktu kami terisi dengan kegiatan yang bermanfaat, sekaligus belajar kompak dan saling menghargai satu sama lain,” ungkapnya.

Melalui pembinaan keagamaan berbasis seni seperti latihan hadroh dan marawis, Lapas Kelas IIA Cibinong terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis, religius, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan agar mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Rangkaian Semarak HBP ke 60, Lapas Muara Enim Gelar Pemeriksaan Kesehatan Kepada Warga Binaan