Cibinong —Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong mengikuti pelatihan pembuatan healthy bread premium berbahan dasar gandum, bekerja sama dengan PT Wilmar yang berlangsung di Balai Latihan Kerja Lapas Cibinong, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keterampilan Warga Binaan sekaligus mendorong pola hidup sehat melalui konsumsi pangan bergizi.
Pelatihan berlangsung interaktif, dengan Warga Binaan mempraktikkan langsung pembuatan roti sehat di bawah bimbingan instruktur dari PT Wilmar. Peserta belajar mulai dari pencampuran bahan, pengolahan adonan, hingga pemanggangan, sekaligus mendapatkan pemahaman tentang manfaat gandum bagi kesehatan, seperti tinggi serat, membantu pencernaan, dan memberikan energi yang lebih tahan lama.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pelatihan pembuatan healthy bread premium ini
“Program pelatihan keterampilan seperti ini merupakan wujud nyata pembinaan berbasis kompetensi. Kami mendukung penuh kerja sama dengan pihak swasta yang mendorong Warga Binaan untuk belajar, mengembangkan kemampuan baru, dan menumbuhkan semangat produktivitas. Kegiatan ini sejalan dengan visi Lapas Cibinong untuk mencetak Warga Binaan yang mandiri, sehat, dan siap berkontribusi positif di masyarakat,” jelas Wisnu.
Perwakilan PT Wilmar, Chef Dodi menambahkan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung program pembinaan di Lapas.
“Kami senang dapat berkolaborasi dengan Lapas Cibinong dalam program edukasi ini. Selain keterampilan praktik, pelatihan ini juga membuka wawasan Warga Binaan tentang inovasi pangan sehat yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja setelah mereka bebas,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan yang mengikuti pelatihan, dengan inisial IH menyampaikan pengalaman dan manfaat yang dirasakannya selama pelatihan berlangsung.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Saya belajar membuat roti sehat dari bahan gandum, dan teknik yang diajarkan sangat praktis. Semoga ilmu ini bisa saya gunakan untuk membuka usaha setelah bebas nanti,” tuturnya.
Pelatihan pembuatan healthy bread premium ini akan berlangsung secara berkala, membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis yang bisa diterapkan di masa depan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya makanan sehat, dan memperluas peluang kemandirian melalui keterampilan kuliner yang bernilai ekonomis.

