Cibinong — Upaya mendukung program ketahanan pangan terus diperkuat melalui berbagai inovasi pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pengembangan Kebun Inovasi, sebuah area pembinaan yang memadukan peternakan dan pertanian produktif bagi warga binaan, Jumat (27/2/2026).
Di kawasan kebun inovasi tersebut, berbagai kegiatan pembinaan kemandirian dilaksanakan, mulai dari Pengolahan Sampah organaik lewat budidaya maggot sebagai pakan alternatif, peternakan bebek dan ayam, hingga pengelolaan lahan pertanian yang tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan.
Selain sektor peternakan, warga binaan juga mengelola lahan pertanian dengan menanam berbagai komoditas seperti jagung dan talas. Tanaman tersebut dirawat secara rutin sebagai bagian dari pembinaan berbasis praktik kerja langsung di bidang pertanian.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa kebun inovasi merupakan bagian dari strategi pembinaan yang produktif sekaligus berkelanjutan.
“Program kebun inovasi ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Melalui kegiatan beternak dan bercocok tanam, mereka belajar disiplin, tanggung jawab, serta memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Wisnu.
Tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan, kebun inovasi ini juga mengembangkan program pengolahan sampah plastik yang didaur ulang menjadi biji plastik sebagai bahan baku produk bernilai ekonomis. Di samping itu, warga binaan turut membudidayakan berbagai jenis tanaman hias yang memiliki potensi pasar, sehingga menambah ragam keterampilan sekaligus membuka peluang usaha kreatif yang dapat dikembangkan setelah mereka kembali ke masyarakat.
Salah seorang warga binaan berinisial (A) yang terlibat dalam program tersebut mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan di kebun inovasi.
“Saya merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain mengisi waktu dengan hal positif, saya jadi punya keterampilan baru seperti beternak dan bertani. Ilmu ini ingin saya kembangkan saat sudah bebas nanti untuk membantu keluarga,” ungkapnya.
Dengan adanya kebun inovasi ini, Lapas Cibinong menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang kreatif, produktif, dan berdampak nyata, sekaligus mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan.

