Belajar Pengelolaan Dapur Sehat, Lapas Kelas IIA Cibinong Terima Kunjungan Studi Tiru Dapur Sahabat dari Lapas Bogor

145 views

Cibinong — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menerima kunjungan studi tiru dari Lapas Kelas IIA Bogor dalam rangka pengembangan dan peningkatan pengelolaan dapur sehat yang difokuskan pada Dapur Sahabat Lapas Cibinong, Rabu (29/4/2026).

Rombongan Lapas Kelas IIA Bogor yang dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Fauzen, didampingi Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Risyal Hardiyanto, beserta jajaran, disambut langsung oleh jajaran pejabat struktural dan petugas Lapas Cibinong.

Kegiatan studi tiru ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kualitas layanan pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya dalam penyediaan makanan yang sehat, higienis, dan sesuai dengan standar keamanan pangan. Dapur Sahabat Lapas Cibinong sendiri telah menerapkan standar dapur sehat serta mengantongi sertifikat laik higiene dan halal, sehingga menjadi salah satu percontohan pengelolaan dapur pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

BACA JUGA:  Kemendagri Gelar Rakor Guna Tuntaskan Permasalahan Beasiswa Mahasiswa Papua

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini merupakan bentuk sinergi positif antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berstandar.

“Kami menyambut baik kunjungan studi tiru dari Lapas Bogor sebagai bentuk sinergi dan berbagi praktik baik antar-UPT Pemasyarakatan. Harapannya, pengelolaan Dapur Sahabat yang telah kami bangun dapat menjadi referensi dalam peningkatan kualitas layanan pemenuhan hak dasar warga binaan di satuan kerja lain,” ujar Wisnu.

BACA JUGA:  Bawaslu Bandar Lampung Lantik 1.433 PTPS 3-4 November, Juwita: PTPS Segera Upgrade Diri dalam Waktu yang Singkat

Dalam kesempatan tersebut, rombongan diajak meninjau secara langsung seluruh proses pengelolaan Dapur Sahabat, mulai dari alur penerimaan bahan makanan, proses pengolahan, penerapan kebersihan dan sanitasi, pengawasan mutu makanan, hingga mekanisme pendistribusian makanan kepada warga binaan.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Bogor, Fauzen, mengapresiasi keterbukaan serta pendampingan yang diberikan oleh jajaran Lapas Cibinong selama pelaksanaan studi tiru.

“Kami mendapatkan banyak pembelajaran berharga dari pengelolaan Dapur Sahabat Lapas Cibinong, khususnya terkait penerapan standar kebersihan, sistem pengawasan dapur, serta manajemen pengolahan makanan yang tertata dan berkelanjutan. Hal ini menjadi referensi penting bagi kami dalam pengembangan dapur sehat di Lapas Bogor,” ungkap Fauzen.

BACA JUGA:  Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Pengunjung Pantai Rio The Beach Kalianda Yang Terseret Arus

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan pengelolaan dapur sehat di lingkungan Pemasyarakatan dapat terus berkembang secara berkelanjutan dan merata, sehingga semakin memperkuat komitmen Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan yang layak, sehat, dan bermartabat bagi seluruh warga binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *