Lapas Muara Tebo Kembali Panen Kacang Panjang Hasil Pembinaan Warga Binaan

141 views

Muara Tebo — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo kembali menorehkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Melalui pengelolaan lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), warga binaan berhasil melaksanakan panen kacang panjang yang berlangsung di Lahan Pertanian SAE Lapas Muara Tebo, Senin (15/6).

Kegiatan panen tersebut diikuti oleh warga binaan yang terlibat dalam program pembinaan kemandirian dan didampingi langsung oleh Kasubsi Kegiatan Kerja, Ivan Aditya, serta Petugas Kegiatan Kerja, Willy Albert dan Naufal. Hasil panen tampak segar dan berkualitas, menunjukkan keberhasilan proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan oleh warga binaan di bawah pembinaan petugas.

BACA JUGA:  Kepala Rutan Sukadana dan Jajaran Kompak Ikuti Senam Bersama Peringati HUT Bhayangkara ke-79

Panen kacang panjang ini merupakan bagian dari tindak lanjut Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan. Setelah dipanen, hasil pertanian tersebut langsung disalurkan ke dapur Lapas Muara Tebo untuk diolah menjadi menu makanan bagi warga binaan.

Kasubsi Kegiatan Kerja, Ivan Aditya, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian menjadi salah satu sarana pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. “Melalui program pertanian ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan bercocok tanam, tetapi juga belajar mengenai tanggung jawab, disiplin, dan pentingnya bekerja secara produktif,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dengar Langsung Suara Hati Warga Binaan, Kalapas Kotabumi Buka-Bukaan di Program "SAPA WBP"

Sementara itu, Petugas Dapur Lapas Muara Tebo, Ade, mengapresiasi hasil panen yang diperoleh dari lahan SAE. “Hasil panen kacang panjang yang segar ini sangat membantu kebutuhan dapur dan menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Muara Tebo berjalan dengan baik dan memberikan manfaat langsung,” ungkapnya.

Salah seorang warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian, Syaharudin, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan pertanian tersebut. “Saya bersyukur diberikan kesempatan untuk belajar bercocok tanam. Selain menambah keterampilan, kegiatan ini juga membuat kami lebih produktif dan memberikan pengalaman yang bermanfaat untuk bekal di masa depan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Penguatan Sistem Keamanan, Ditjenpas Gelar Asesmen Pemeliharaan CCTV Lapas Karanganyar

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Muara Tebo terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif, mendukung ketahanan pangan, serta mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *