Perketat Pengawasan, Lapas Ampana Lakukan Razia Blok Hunian Sebagai Wujud Nyata Komitmen Menuju Zero Halinar

143 views

Ampana – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana dalam menjaga keamanan dan ketertiban terus diperkuat melalui pelaksanaan penggeledahan blok hunian warga binaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus upaya nyata menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari barang-barang terlarang.

Penggeledahan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk keseriusan Lapas Ampana dalam membangun sistem pengawasan yang lebih optimal. Melalui kegiatan ini, jajaran petugas memastikan tidak ada celah bagi masuk maupun beredarnya barang – barang yang berpotensi mengganggu proses pembinaan, sehingga seluruh warga binaan dapat menjalani pembinaan dalam suasana yang kondusif dan berorientasi pada perubahan perilaku yang lebih baik.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, mulai pukul 08.06 WITA tersebut dipusatkan di Blok Hunian Tanjung Lawaka. Sebelum pelaksanaan dimulai, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Febriansyah, memberikan arahan sekaligus penguatan kepada seluruh tim penggeledahan.

BACA JUGA:  Sesditjen Pemasyarakatan Beri Arahan dan Bimbingan Kepada Jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung

Dalam arahannya, Kalapas menegaskan agar seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, menjunjung tinggi integritas, serta tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif terhadap warga binaan.

Usai apel pengarahan, tim bergerak menuju Blok Hunian Tanjung Lawaka untuk melaksanakan rangkaian pemeriksaan yang diawali dengan penghitungan jumlah penghuni, pemeriksaan badan warga binaan, hingga pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap kamar hunian. Seluruh proses dilakukan secara teliti, sistematis, dan sesuai dengan prosedur operasional, guna memastikan tidak terdapat barang-barang yang dilarang berada di dalam lingkungan blok hunian.

Kegiatan ini melibatkan sinergi seluruh jajaran Lapas Ampana, mulai dari Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP), Kepala Seksi Binadik, Kasubag Tata Usaha, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, para pejabat struktural, Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal), staf, hingga Regu Pengamanan. Kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama keberhasilan proses pembinaan warga binaan.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Kepala Lapas Bandar Lampung Pimpin Rutinitas Jalan Sehat dan Senam Bersama

Dari hasil pelaksanaan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, di antaranya kabel listrik beserta colokan, sendok makan berbahan aluminium, serta beberapa barang lainnya. Seluruh barang temuan kemudian diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.

Kalapas Ampana, Febriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan penggeledahan merupakan langkah preventif yang akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen Lapas Ampana dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.

“Penggeledahan ini bukan semata-mata mencari barang terlarang, tetapi merupakan bagian dari upaya deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami berkomitmen membangun budaya disiplin, meningkatkan kepatuhan terhadap aturan, serta memastikan seluruh proses pembinaan berjalan dalam situasi yang aman, humanis, dan kondusif,” tegas Febriansyah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Warga binaan mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan secara kooperatif, sementara petugas melaksanakan tugas dengan tetap mengedepankan sikap profesional, santun, dan menghormati hak-hak warga binaan sesuai prinsip pemasyarakatan.

BACA JUGA:  Danrem 043/Gatam Bersama Tenaga Ahli Kementan RI Ikuti Rakor dan Sosialisasi Pelaporan Data Optimasi Lahan Rawa serta Pompanisasi dan PAT Lampung

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Ampana berharap dapat semakin memperkuat budaya Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan pengawasan yang konsisten, deteksi dini yang berkelanjutan, serta sinergi seluruh jajaran, Lapas Ampana optimistis mampu mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang semakin aman, bersih, berintegritas, dan menjadi tempat pembinaan yang benar-benar mendukung terciptanya warga binaan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *