Peringati Hari Anak Nasional Ke-42, Lapas Ampana Teguhkan Komitmen Wujudkan Perlindungan Anak Menuju Indonesia Emas 2045

151 views

Ampana – Semangat melindungi dan memenuhi hak-hak anak terus digaungkan di seluruh penjuru negeri. Sebagai bentuk dukungan terhadap peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana menggelar Upacara Bendera yang berlangsung khidmat di halaman depan Lapas pada Kamis (23/07/2026).

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum penting untuk menguatkan kesadaran bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan, berpartisipasi, serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, eksploitasi, maupun penelantaran. Melalui kegiatan ini, Lapas Ampana menunjukkan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam membangun generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Pelaksanaan upacara dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural, pejabat fungsional, staf, serta seluruh pegawai Lapas Ampana dengan penuh disiplin dan rasa tanggung jawab. Kekhidmatan seluruh peserta menjadi cerminan komitmen bersama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendukung gerakan nasional perlindungan anak sebagai investasi terbaik bagi masa depan Indonesia.

BACA JUGA:  Yasonna Lepas Keberangkatan 31 Bus Mudik Bareng Kemenkumham

Rangkaian upacara berlangsung tertib sesuai tata upacara yang berlaku, dimulai dari laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan umum, pengibaran Sang Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga penyampaian amanat Inspektur Upacara. Setiap prosesi berlangsung dengan penuh penghormatan, menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperkuat nilai persatuan dan kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Tema tersebut mengandung pesan kuat bahwa anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga subjek pembangunan yang harus diberikan ruang untuk tumbuh, berkembang, menyampaikan pendapat, serta memperoleh perlindungan secara menyeluruh, baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun di ruang digital.

Melalui amanat tersebut juga ditegaskan bahwa perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Keluarga, dunia pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, hingga anak-anak sendiri diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Semangat tersebut diwujudkan melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (GEMAS #RANA) dan kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai gerakan bersama untuk memperkuat budaya perlindungan anak di Indonesia.

BACA JUGA:  BI Lampung : Inflasi September 0,05 Persen, Daya Beli Lampung Tetap Terjaga

Menteri juga mengingatkan bahwa investasi terbesar bangsa bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan terlindungi akan menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan sejahtera. Selain itu, anak-anak juga didorong untuk berani berbicara, saling menghormati, tidak takut melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan, serta memanfaatkan layanan SAPA 129 sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada setiap anak Indonesia.

Usai penyampaian amanat, kegiatan ditutup dengan pembacaan doa sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus harapan agar seluruh anak Indonesia senantiasa mendapatkan perlindungan, kasih sayang, kesempatan berkembang secara optimal, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Indonesia.

BACA JUGA:  Kanwil Kemenkumham Babel Gandeng Ditjen Kekayaan Intelektual dan Tokopedia Untuk Promosikan Madu Teran Beltim

Seluruh rangkaian Upacara Bendera Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026 di Lapas Kelas IIB Ampana berlangsung dengan aman, tertib, lancar, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Ampana dalam mendukung program nasional perlindungan anak sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan penuh kasih sayang bagi setiap anak.

“Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” bukan sekadar tema peringatan, melainkan ajakan bagi seluruh elemen bangsa untuk bergandengan tangan memastikan setiap anak Indonesia memperoleh haknya, terlindungi dari segala bentuk ancaman, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *