BEI Provinsi Lampung Catat Investor Pasar Modal Lampung Terus Meningkat Hingga Agustus 2026

144 views

Bandar Lampung — Data Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Lampung mencatat 828.927 investor hingga Agustus 2026. Pasalnya, jumlah investor pasar modal di Lampung terus bertambah sepanjang 2026. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan BEI Provinsi Lampung, Hendi Prayogi di Bandar Lampung, Jumat (25/09)

Hendi Prayogi menjelaskan, angka tersebut meningkat 365.270 investor baru sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Pada akhir 2025, jumlah investor pasar modal Lampung tercatat 463.657. Artinya, jumlahnya terus bertambah sepanjang delapan bulan 2026.

Ia pertumbuhan investor menunjukkan perkembangan positif. BEI tidak hanya mendorong masyarakat berinvestasi melalui saham. Pasar modal juga mencakup reksa dana dan instrumen investasi lainnya. “Masyarakat ini kan beda-beda, ada yang mau ke saham, ada yang mau reksadana dan sebagainya,” kata Hendi.

BACA JUGA:  Pimpin Apel Serah Terima Regu Pengamanan, Kepala KPR Rutan Sukadana Tegaskan Kedisiplinan dan Kewaspadaan Dalam Bertugas

Data BEI juga mencatat pertumbuhan investor saham. Jumlah SID saham mencapai 222.978 pada Agustus 2026. Jumlah tersebut bertambah 37.250 SID saham baru sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Pada Desember 2025, jumlah SID saham tercatat 185.728.

Dia mengatakan BEI masih memiliki ruang untuk meningkatkan jumlah investor saham hingga akhir 2026. “Kalau saham sendiri kita lihat dari 2025 ke 2026 mungkin tidak terlalu signifikan, penambahannya sampai di Agustus itu di 37.250 investor baru,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sekilas H. Abdullah, Pakar Pengobatan Alat Vital

Selain jumlah investor, aktivitas transaksi pasar modal juga menunjukkan perkembangan. Data BEI mencatat nilai transaksi mencapai Rp3,61 triliun pada Agustus 2026.

Secara kumulatif, nilai transaksi Januari hingga Agustus 2026 mencapai sekitar Rp29,56 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi Agustus mencapai 1.004.786 transaksi.

Investor muda mendominasi profil investor pasar modal di Lampung. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan investor berusia 18 hingga 30 tahun mencapai 64,7 persen.

BACA JUGA:  Peringati Hari Pengayoman, Kanwil Kemenkumham Lampung Gelar Upacara dan Tasyakuran

Kelompok usia tersebut terdiri atas usia 18–25 tahun sebesar 38,4 persen. Sementara usia 26–30 tahun mencapai 26,3 persen. Investor usia 31–40 tahun menyumbang 22,2 persen. Kemudian kelompok usia 41–100 tahun mencapai 13,1 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *