Bekali Warga Binaan dengan Kemampuan Dasar, Lapas Martapura Gelar Pembelajaran Calistung

155 views

Martapura — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), salah satunya melalui kegiatan pendidikan dan pembelajaran.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang berlangsung pada Senin, 12 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB di Ruang LCC Lapas Kelas IIB Martapura.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pengetahuan dan meningkatkan kemampuan dasar sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar diikuti oleh empat orang warga binaan, yang terdiri dari dua orang dari Blok A dan dua orang dari Blok B. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembelajaran dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung) dengan pendampingan dari staf Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) serta peserta magang.

BACA JUGA:  Lapas Muara Tebo Lakukan Control Langsung Blok Kesehatan untuk Pastikan Kondisi Warga Binaan

Melalui pembelajaran tersebut, warga binaan didorong untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi, sehingga dapat lebih mudah memahami informasi, mengembangkan keterampilan, serta menunjang proses pembelajaran pada tahap selanjutnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Setelah kegiatan selesai, para peserta diarahkan kembali ke kamar hunian masing-masing dengan tertib dan aman.

BACA JUGA:  Perkuat Soliditas dan Jaga Kebugaran, Petugas Lapas Muara Tebo Rutin Gelar Badminton Bersama

Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Farizal Antony, menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Ia berharap kegiatan belajar mengajar ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, membangun kepercayaan diri, serta memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk terus mengembangkan potensi diri selama menjalani masa pembinaan.

Lapas Martapura berharap kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga semakin banyak warga binaan yang memperoleh manfaat dari program pendidikan tersebut. Dengan demikian, pembinaan yang diberikan tidak hanya mendukung peningkatan kemampuan dasar, tetapi juga menjadi bekal positif bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *