Peternakan Ayam Lapas Terbuka Kendal Tarik Perhatian Kalapas Kumbang Nusakambangan

138 views

Kendal – Program pembinaan kemandirian di sektor peternakan ayam yang dikembangkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal menarik perhatian Kepala Lapas Kumbang Nusakambangan, Herman Anwar, saat melakukan kunjungan ke Lapas Terbuka Kendal.

Kunjungan ini menjadi momentum untuk berbagi pengalaman dan melihat secara langsung pengelolaan peternakan ayam sebagai salah satu upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan.

Dalam kunjungan tersebut, Herman Anwar meninjau berbagai fasilitas peternakan ayam yang dikembangkan Lapas Terbuka Kendal. Peninjauan meliputi rumah tetas, rumah DOC (Day Old Chick), kandang sistem koloni, kandang sistem umbaran, kandang model apartemen, hingga area breeding atau pembibitan ayam.

Pada setiap area, rombongan memperoleh gambaran mengenai tahapan pengelolaan peternakan, mulai dari proses penetasan telur, pemeliharaan anak ayam, penerapan sistem kandang, hingga pengembangbiakan.

BACA JUGA:  Kerugian Korban Capai Rp 1,4 Miliar, Polda Lampung dan Ditjenpas Berhasil Ungkap Kasus Love Scamming dari Rutan Kotabumi

Beragam metode tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Terbuka Kendal dalam mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan peternakan yang produktif dan berkelanjutan.

Kepala Lapas Kumbang Nusakambangan, Herman Anwar, mengapresiasi pengembangan program peternakan ayam di Lapas Terbuka Kendal.

Menurutnya, pengelolaan peternakan yang mencakup berbagai tahapan tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran untuk mengembangkan program serupa di satuan kerjanya.

“Kami melihat program peternakan ayam di Lapas Terbuka Kendal memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan sebagai program pembinaan kemandirian. Kami berencana menjajaki pengembangan ayam KUB di Lapas Kumbang Nusakambangan, dengan harapan dapat memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan serta mendorong kegiatan pembinaan yang produktif,” ujar Herman Anwar.

BACA JUGA:  Hadirkan Hangat dan Sukacita Natal, Indosat Berbagi Kasih bagi Anak-Anak dari Komunitas Rentan

Sementara itu, Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Nu’man Fauzi, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk pertukaran pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan program pembinaan kemandirian.

“Kami menyambut baik kunjungan Kalapas Kumbang Nusakambangan ke Lapas Terbuka Kendal. Melalui kegiatan ini, kami dapat berbagi pengalaman mengenai pengelolaan peternakan ayam yang mencakup proses penetasan, pemeliharaan, hingga pembibitan. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan program pembinaan kemandirian di satuan kerja lain, sekaligus memperkuat komitmen kami dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna,” ungkap Nu’man Fauzi.

Kunjungan ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi dan pertukaran praktik baik antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan dalam mendorong inovasi pembinaan. Pengalaman yang dibagikan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan program kemandirian yang sesuai dengan potensi masing-masing lapas.

BACA JUGA:  Tongkat Kepemimpinan Berganti, Kakanwil Jalu Yuswa Panjang Dorong Rutan Labuhan Deli Semakin Solid

Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal terus berupaya menghadirkan kegiatan produktif yang mendukung peningkatan kapasitas warga binaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi modal untuk membangun kemandirian dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *