Betiklampung.com (SMSI), Gunung Sugih —
Layanan makanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi salah satu prioritas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih. Sehingga, aspek kebersihan dapur umum sangat diperhatikan. Bukti nyatanya, pada tanggal 12 April 2022 lalu dapur Lapas Gunung Sugih telah memperoleh sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga dari Dinas Kesehatan Lampung Tengah.
Kepala Lapas Gunung Sugih, Suprihadi menegaskan bahwa kebersihan dapur menjadi sangat penting. Dan sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga menjadi bukti bahwa Lapas tidak main-main memberikan pelayanan bahan makanan bagi Warga Bianaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Gunung Sugih,” terangnya.
Ini sebagai bentuk sinergi antara Lapas Gunung Sugih dengan Dinas Kesehatan dan Laboratorium Kesehatan Lampung Tengah. Mulai dari survei, pemenuhan data dukung, pengambilan sample, pengujian hingga penilaian hasil dilakukan dengan proses yang jelas dan membangun,” ujar Suprihadi.
“Capaian ini harus dibuktikan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada WBP. Kami terus menjaga kualitas dapur umum yang meliputi proses pencucian, pengolahan, penyajian hingga distribusi makanan, serta sarana dan prasarana karena hal tersebut berdampak pada kualitas kesehatan WBP” tutur Suprihadi.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Perawatan, Medi menambahkan bahwa pihaknya punya komitmen penuh untuk menjaga kebersihan makanan bagi WBP.
“WBP dan Petugas pengelola dapur pada tahun 2021 lalu telah mengikuti program pelatihan tata boga yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Metro, kemudian pada tahun 2022 petugas dapur juga telah mengikuti pelatihan keamanan pangan siap saji bagi penjamah pangan yang diselenggarakan oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi,” tambahnya.

