Rutan Bandar Lampung Laksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Kesadaran Nasional

385 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Sebagai wujud disiplin nasional, Rutan Kelas I Bandar Lampung kembali melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Kesadaran Nasional yang bertempat di Lapangan Olahraga Rutan Bandar Lampung yang dimana salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan sebagai aparatur sipil negara dan sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia, Sabtu (17/02).

Selain itu upacara ini merupakan salah satu cara Rutan Bandar Lampung untuk membantu WBP merasa lebih terlibat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan berharap bahwa melalui kegiatan semacam ini, mereka akan lebih mudah mengintegrasikan diri kembali ke masyarakat setelah masa hukumannya selesai.

BACA JUGA:  Letkol Imam Safei Pimpin Apel Pengecekan Personel Pengamanan VVIP di Hotel Emersia

Bertindak selaku Inspektur, Kepala Seksi Pengelolaan, Rudy Wijaya memimpin jalannya upacara kali ini. Serta diikuti oleh Kepala Rutan Bandar Lampung Iwan Setiawan, Pejabat Struktural, Para JFU dan JFT, dan Staf serta seluruh WBP. Dan ada yang unik dalam pelaksanaan upacara ini, sebab pelaksana upacara gabungan pegawai dan Warga Rutan Bandar Lampung, dimana pelaksana pengibaran bendera merah putih dilakukan oleh warga binaan pemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Rudy Wijaya menjelaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional memiliki makna penting untuk seluruh masyarakat khususnya ASN agar senantiasa sadar dengan segala tanggung jawab, seperti kesadaran terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kesadaran terhadap sesama manusia, dan kesadaran terhadap pelaksanaan tugas-tugas yang telah diamanatkan kepada kita.

BACA JUGA:  Penuhi Tanggung Jawab Kesehatan, Kalapas Tinjau Napi Lapas Kelas I Bandarlampung Yang Sedang Menjalani Isolasi Penyakit TBC di Klinik Passai

“Buat rekan-rekan pegawai, masyarakat sangat membutuhkan pelayanan yang prima dari kita semua, jadi saya ingatkan agar dalam pelayanan jangan sampai ada yang memberatkan masyarakat apalagi melukai hati masyarakat, tentunya kami harapkan hal itu tidak akan terjadi di lingkungan Rutan Bandar Lampung,” kata Rudy Wijaya.

Selain itu, Rudy Wijaya juga berpesan kepada seluruh WBP agar memahami makna dan norma-norma yang terkandung di dalam Catur Dharma Narapidana, tidak hanya indah didengar dan enak dibaca, tetapi harus dimaknai dengan sungguh-sungguh.

BACA JUGA:  Yonif 7 Marinir Laksanakan Panen di Lahan Ketahanan Pangan Marines 7 Ranch Teluk Pandan

Setiap Warga Binaan agar selalu mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa dan menjahui perilaku menyimpang yang melanggar aturan dan norma agama. Menutup sambutannya, Rudy Wijaya mengajak seluruh jajaran untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang sudah berjalan dengan baik.