Diduga Pelayanan KMC Bandar Lampung Buruk, Pasien Tidak Diperiksa Namun Harus Bayar 235 Ribu

1,431 views

Betiklampung.com (SMSI), Bandarlampung —

Pasien Poli Umum Klinik Kedaton Medical Center (KMC) Bandarlampung mengeluhkan adanya dugaan pelayanan buruk yang tidak maksimal ketika melayani pasien. Pasalnya, bapak (R) usia 49 tahun mengalami luka pada jarinya ketika terhantam benda tumpul sejenis Palu. Bukannya diperiksa luka dijarinya, justru hanya dilihat dan disuruh bayar biaya pengobatannya sebesar Rp235 ribu pada, Selasa (23/7/2024).

Menurut adik pasien yang bernama Rosid saat mengantarkan kakaknya berobat mengatakan, karena jarinya terkena benda tumpul sejenis Palu, sudah sejak dua hari luka dijarinya bernanah. Namun ketika ditangani oleh dr. Nurul Sahana Ratmadhini justru tidak dilakukan pemeriksaan.

BACA JUGA:  Jasa Raharja Bahas Strategi Meningkatkan Kepatuhan Pajak dan Peningkatan Pendapatan Lewat Program Unggulan Bersama Gubernur Jawa Tengah

“Ga diapa-apain, cuma ngomong aja nanya-nanya kenapa bisa luka. Dan akan berikan salep,” jelasnya. Selama berada diruangan, tanpa diperiksa secara detail, pasien disarankan kebagian administrasi dikenakan biaya Rp235 ribu.

Roaid yang merupakan Adik dari pasien tersebut merasa tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak KMC. Menurutnya, pasien berobat melalui jalur umum seharusnya dilakukan pemeriksaan untuk mendapatkan perawatan luka yang bernanah.

BACA JUGA:  Jalan Tol Trans Sumatera Hidupkan UMKM di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan

“Kalau pelayanannya seperti itu, mending pakai betadine aja dirumah. Tanpa harus datang ke KMC. Sudah begitu disuruh membayar mahal. Karena mersa kecewa dengan pelananan buruk KMC. Pasien hanya membayar Rp70 ribu untuk admintsrasi dan jasa dokter.

Sementara, Sementara, Kepala Pelayanan KMC Bandarlampung, bapak Bagus ketika awak media mengkonfirmasi terkait pelayanan buruk yang dialami pasien, sedang tidak berada ditempat. “Bapak Bagusnya ga ada ditempat,” jawab Salsa bagian administrasi Apotek KMC. (Red)