Lapas Brebes Gandeng LDNU Sinergi Hadirkan Penyuluhan Agama Untuk Bekali Warga Binaan Jadi Pribadi Lebih Baik

318 views

Betiklampung.com, Brebes –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes menggelar kegiatan pembinaan kepribadian melalui penyuluhan agama Islam, bekerja sama dengan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Brebes. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Lapas Brebes dan Organisasi keagamaan dalam memberikan pembinaan mental-spiritual bagi warga binaan pada, Kamis (31/7).

Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan menjadi salah satu program prioritas dalam mendukung proses pembinaan yang menyeluruh. “Pembinaan rohani seperti ini adalah pondasi penting dalam upaya pembentukan karakter warga binaan. Kami ingin memastikan bahwa mereka dibekali dengan nilai-nilai moral dan spiritual sebagai bekal hidup bermasyarakat kelak,” jelas Kalapas Gowim.

BACA JUGA:  Tingkatkan Aspek Safety Nelayan Untuk Menunjang Produktivitas, PHE OSES Berikan Life Vest

Bertindak sebagai penyuluh adalah Ustaz Subhan Fathar, yang menyampaikan tausiyah dengan tema “Beribadah dengan Ikhlas dan Menjadi Pribadi Lebih Baik”. Dalam ceramahnya, beliau mengajak warga binaan untuk memperbaiki diri dengan memperbanyak amal kebaikan, menjauhi kesombongan, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Hidup ini adalah perjalanan menuju Allah. Maka jangan sia-siakan waktu dengan kesombongan dan kesia-siaan. Perbaiki diri, ikhlaskan ibadah, dan jadilah pribadi yang bermanfaat meski dalam keterbatasan,” ujar Ustaz Subhan. Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran staf Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Regbimkemas) serta CPNS Lapas Brebes, yang secara aktif mendingi jalannya kegiatan.

BACA JUGA:  Sebagai Jendela Informasi Warga Binaan, Alumni STAN Angkatan 81 Berikan Sumbangan Gerobak Buku Keliling dan Buku Bacaan Kepada Lapas Cibinong

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi dengan organisasi keagamaan seperti LDNU merupakan langkah strategis dalam mendukung zero recidivism melalui pembinaan berbasis nilai dan etika. Melalui kegiatan ini, diharapkan WBP dapat semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pidana dan setelah bebas nanti.

Respon (1)

Komentar ditutup.