Betiklampung.com, Lampung –
Lapas Kelas IIA Metro bekerjasama dengan SMK Negeri 2 Metro melakukan pelatihan keterampilan kemandirian bersertifikat berupa meliputi pelatihan roasting kopi, minuman es kopi dan pelatihan las listrik kepada 20 waraga binaan pada, Senin (08/09).
Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Tunggul Buono mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keahlian yang relevan dan aplikatif dalam dunia kerja serta dunia usaha, guna mendukung proses reintegrasi sosial setelah bebas dari masa pidana.
“Maksud dan tujuan dari pelatihan ini antara lain. Memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam teknik pengolahan kopi,” tutur Kalapas Tunggul Buono. Hal ini meningkatkan keterampilan dasar dan lanjutan dalam bidang pengelasan listrik, yang banyak dibutuhkan di berbagai sektor konstruksi dan industri.
Mendorong jiwa kewirausahaan warga binaan agar mampu menciptakan peluang usaha mandiri.
Membekali warga binaan dengan sertifikasi keahlian sebagai bukti kompetensi yang dapat digunakan setelah menjalani pidana.
Seluruh peserta mendapatkan ilmu, keahlian, serta sertifikat pelatihan keterampilan kemandirian yang diharapkan dapat menjadi modal sosial dan ekonomi setelah bebas;
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar mereka dapat mengelola usaha pertanian secara lebih efektif dan efisien, serta meningkatkan produktivitas Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, aman dan tertib.

