Betiklampung.com, Banda Aceh —
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Akhir Tahun 2025 bertempat di Ballroom Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, para Kepala Kantor Imigrasi se-Aceh, serta jajaran pejabat terkait.
Rakor ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen peningkatan kinerja, pelayanan publik, serta akselerasi program strategis keimigrasian di wilayah Aceh. Melalui evaluasi menyeluruh yang disampaikan oleh setiap satuan kerja, kegiatan ini tidak hanya menyoroti capaian tahun 2025, tetapi juga menetapkan arah kebijakan dan strategi peningkatan layanan untuk tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh menegaskan bahwa peningkatan kinerja anggaran, optimalisasi PNBP, serta efektivitas program pengembangan organisasi sepanjang 2025 telah memberikan dampak langsung terhadap kualitas pelayanan keimigrasian di Aceh—khususnya kecepatan layanan, transparansi, serta perluasan akses layanan dokumen keimigrasian.
Setiap Kepala Kantor Imigrasi turut menyampaikan capaian masing-masing satuan kerja, termasuk realisasi anggaran, strategi penguatan IKPA, hingga langkah-langkah menghadapi penutupan tahun anggaran. Diskusi terbuka juga digelar untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan, termasuk percepatan proses pengadaan, efisiensi anggaran, dan peningkatan kinerja pelayanan publik di tahun mendatang.
Apresiasi dan Penguatan Kolaborasi
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah memberikan penghargaan kepada Kantor Imigrasi berprestasi serta Pegawai Teladan yang dinilai berhasil memberikan kontribusi signifikan terhadap organisasi. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk memperkuat budaya kinerja unggul dan pelayanan prima.
“Kami mengapresiasi seluruh jajaran yang telah bekerja keras dan berkolaborasi sepanjang tahun 2025. Evaluasi ini bukan sekadar melihat angka, tetapi memastikan bahwa setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh,” ujar Kepala Kantor Wilayah.
Komitmen Tahun 2026
Rakor menghasilkan kesepakatan kolektif untuk memperkuat koordinasi antar-satuan kerja, meningkatkan kualitas layanan keimigrasian, serta mempercepat transformasi organisasi dalam menghadapi tantangan tahun 2026. Fokus tahun mendatang akan diarahkan pada peningkatan layanan berbasis digital, efisiensi anggaran, peningkatan PNBP, serta penguatan integritas dan profesionalisme aparatur.
Dengan terselenggaranya rakor ini, Kanwil Imigrasi Aceh optimis dapat terus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang mudah, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

