Produk Unggulan Hasil Karya Warga Binaan Lapas Muara Tebo Tampil di Lounge Imigrasi Bungo

231 views

Muara Tebo — Lapas Kelas IIB Muara Tebo terus berkomitmen dalam menghubungkan pembinaan kemandirian dengan akses pemasaran melalui penempatan produk unggulan warga binaan di lounge layanan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo yang digelar di Kantor Imigrasi Bungo dan menjadi bagian dari tindak lanjut rencana aksi kolaboratif antarlembaga, Rabu (25/2).

Rombongan Lapas Muara Tebo dipimpin Kasi Binadik & Giatja, Erison Bangun, didampingi Kasubsi Kegiatan Kerja, Ivan Aditya Mileniawan beserta staf. Kehadiran mereka disambut Kaur Tata Usaha Kanim Bungo, Muhammad Fauzan Abrar. Pada kesempatan tersebut, diserahkan sejumlah produk unggulan hasil karya WBP berupa miniatur kapal, miniatur pesawat, serta karya kerajinan lainnya untuk ditempatkan pada etalase di ruang layanan imigrasi.

BACA JUGA:  Rutan Menggala Laksanakan Koordinasi dan Silaturahmi Dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tulang Bawang

Penempatan produk pada etalase publik ini menjadi indikator capaian rencana aksi sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan WBP. Dengan berada di area layanan yang ramai, produk diharapkan lebih mudah dikenal masyarakat, membuka peluang pemasaran, dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pembinaan.

Kasi Binadik & Giatja Erison Bangun menyampaikan, “Penempatan produk di lounge layanan imigrasi adalah langkah konkret agar hasil pembinaan tidak berhenti di produksi, tetapi berlanjut ke pemasaran. Ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri, produktivitas, dan kesiapan warga binaan saat kembali ke Masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  PGN Bersama PTBA Gagas Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi SNG

Sementara itu, Kaur Tata Usaha Kanim Bungo Muhammad Fauzan Abrar menegaskan dukungannya, “Kami menyambut baik kolaborasi ini. Etalase layanan menjadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan karya warga binaan kepada publik sebagai wujud sinergi pelayanan yang berdampak sosial,” ungkapnya.

Melalui inisiatif ini, kedua pihak berharap karya warga binaan semakin dikenal, kreativitas terus tumbuh, dan pembinaan kemandirian memberi manfaat berkelanjutan bagi warga binaan serta masyarakat luas.