Motor Wartawan IJP Hilang di Balai Keratun

363 views

Bandar Lampung – Sepeda motor milik wartawan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dilaporkan hilang saat terparkir di depan Gedung Balai Keratun, Jumat (27/2).

Motor tersebut diketahui milik Bowo, wartawan peliput Pemprov Lampung yang juga menjabat sebagai Sekretaris Ikatan Jurnalis Pemprov Lampung (IJP). Peristiwa hilangnya kendaraan itu baru disadari korban menjelang pelaksanaan salat Jumat.

Bowo mengatakan, dirinya tiba di lingkungan Pemprov Lampung sekitar pukul 09.00 WIB dan memarkirkan sepeda motornya di area depan Balai Keratun.

“Karena ada motor Pol PP di situ, jadi saya parkir di depan Balai Keratun. Kalau biasanya parkir dibawah gedung Balai Keratun, tempat biasa wartawan dan pegawai parkir. Setelah itu saya ada rapat dengan jajaran IJP terkait agenda launching buku,” kata Bowo.

BACA JUGA:  Disebut Kunci Kemenangan Pilgub, RMD Akan Buka Perhatian Pusat Untuk Pesbar

Ia menyadari sepeda motornya telah hilang sekitar pukul 11.50 WIB saat hendak berangkat salat Jumat di masjid sekitar Pemprov Lampung. Padahal, kunci kendaraan masih dipegang olehnya.

Usai melaksanakan salat Jumat, Bowo langsung melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di area DPRD Provinsi Lampung dengan arah pantauan ke Gedung Balai Keratun.

BACA JUGA:  Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Ikuti Tahapan Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBMM

Dari hasil pengecekan CCTV, terlihat pada pukul 11.11 WIB terdapat satu sepeda motor berboncengan yang mondar-mandir di sekitar lokasi parkir dan dinilai mencurigakan.

Selanjutnya, pada pukul 11.24 WIB, pelaku mulai melakukan aksi pencurian dan tak berlangsung lama berhasil membawa kabur sepeda motor korban sekitar pukul 11.25 WIB.

Adapun sepeda motor yang hilang merupakan Honda Beat Street keluaran terbaru berwarna abu-abu cokelat dengan nomor polisi BE 2034 GDJ.

BACA JUGA:  Pastikan Keamanan Terjaga, Lapas Kelas IIB Gunung Sugih Lakukan Perawatan dan Rolling Gembok Kamar Hunian Warga Binaan

Bowo berharap kejadian ini menjadi perhatian untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di lingkungan perkantoran Pemprov Lampung.