Pangkalpinang — Rizky, Ketua Durian Mesu Andalan Sejahtera (DURI MAS) di Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi salah satu pemuda penggerak pemberdayaan masyarakat binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Depati Amir. Bersama 23 anggota kelompoknya, ia mengembangkan potensi durian lokal sebagai sumber ekonomi masyarakat berbasis agroforestrysekaligus mendukung wisata desa.
Sejak didampingi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel pada 2024, kelompok DURI MAS mengelola sekitar 15 hektare lahan durian milik desa dan warga. Masyarakat tidak hanya menjual buah segar saat panen, tetapi juga mulai mengolahnya menjadi produk bernilai tambah seperti dodol durian dan keripik pepaya.
Produksi durian kelompok pun meningkat dari sekitar 49,5 ton pada 2024 menjadi 67,1 ton di 2025. Peningkatan tersebut turut berdampak pada pendapatan kelompok yang kini mencapai sekitar Rp5 juta per bulan dari sebelumnya berkisar Rp2–3 juta.
Selain pengembangan UMKM, kelompok juga mengembangkan kawasan Bukit Nek Ayam (Bunaya), sebagai wisata petik dan makan durian langsung di kebun untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Dalam pendampingannya, Pertamina turut memberikan pelatihan pengelolaan wisata dan pemasaran produk, pendampingan perizinan usaha, bantuan alat produksi UMKM, hingga dukungan energi baru terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Atas kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat dan kepedulian lingkungan, Rizky terpilih sebagai Pemuda Pelopor Desa Bidang Lingkungan dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Dulu masyarakat hanya mengandalkan hasil panen durian. Sekarang kami mulai belajar mengolah hasil panen menjadi produk bernilai ekonomi dan mengembangkan potensi wisata desa,” ujar Rizky.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan program DURI MAS menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong masyarakat mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berharap masyarakat dapat terus tumbuh mandiri melalui potensi desa yang dimiliki, sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat,” ujar Rusminto.
Program ini turut mendukung _Sustainable Development Goals) (SDGs), khususnya Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan Tujuan 15 (Ekosistem Daratan).

