Warga Binaan Lapas Cibinong Asah Disiplin dan Kekompakan Melalui Beragam Latihan Pramuka

162 views

Cibinong — Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong kembali mengikuti kegiatan latihan kepramukaan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Cibinong, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter Warga Binaan yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kebersamaan dan kepemimpinan.

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan mengikuti berbagai materi kepramukaan, meliputi Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB), LKBB Tongkat, Yel-Yel Pramuka, serta Pionering. Seluruh rangkaian latihan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan, mulai dari latihan kedisiplinan dan kekompakan melalui baris-berbaris hingga pengembangan kreativitas dan kerja sama tim melalui kegiatan pionering.

Pembina Pramuka Lapas Cibinong, Topan Lesmana, menjelaskan bahwa latihan kali ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun karakter positif para peserta.

“Kegiatan latihan pramuka hari ini diisi dengan materi LKBB, LKBB Tongkat, Yel-Yel, dan Pionering. Melalui materi-materi tersebut, Warga Binaan dilatih untuk memahami pentingnya disiplin, kepemimpinan, komunikasi, serta kerja sama tim. Kami melihat para peserta mampu mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik dan menunjukkan semangat yang tinggi selama latihan berlangsung,” Jelasnya.

BACA JUGA:  Hakim Pengawas dan Pengamat Pengadilan Negeri Gelar Wasmat di Lapas Kotaagung

Selain melatih fisik dan keterampilan, kegiatan kepramukaan juga menjadi wadah untuk membangun mental, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antar Warga Binaan. Melalui latihan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan para peserta mampu menerapkan nilai-nilai positif yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan merupakan bagian penting dari program pembinaan kepribadian yang terus dikembangkan di Lapas Cibinong.

“Pembinaan kepramukaan tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter. Melalui berbagai materi yang diberikan, seperti LKBB, LKBB Tongkat, Yel-Yel, dan Pionering, Warga Binaan dilatih untuk menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki jiwa kepemimpinan. Kami melihat antusiasme yang sangat baik dari para peserta dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi mereka,” ungkap.

BACA JUGA:  Lapas Cibinong Gandeng Dinas Kesehatan Bogor Berikan Edukasi ke Warga Binaan Terkait Pencegahan Hantavirus

Lapas Cibinong terus berkomitmen mengembangkan program pembinaan kepramukaan melalui kerja sama yang telah terjalin dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan karakter bagi Warga Binaan melalui berbagai kegiatan kepramukaan yang edukatif, terarah, dan berkelanjutan.

Salah satu Warga Binaan berinisial NA mengaku antusias mengikuti kegiatan kepramukaan yang rutin dilaksanakan di Lapas Cibinong. Menurutnya, latihan yang diberikan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membentuk sikap yang lebih disiplin dan percaya diri.

“Saya senang mengikuti kegiatan pramuka karena banyak hal positif yang bisa dipelajari. Dari latihan LKBB, LKBB Tongkat, Yel-Yel, sampai Pionering, kami belajar disiplin, kerja sama, dan saling menghargai satu sama lain. Kegiatan ini membuat kami lebih semangat menjalani pembinaan dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap NA.

BACA JUGA:  Wujud Cinta Tanah Air, Pegawai serta Tamu dan Warga Binaan Lapas Karanganyar Berdiri Khidmat Saat Indonesia Raya Berkumandang

Kegiatan latihan kepramukaan ini menjadi salah satu sarana pembinaan yang efektif dalam membentuk karakter Warga Binaan. Dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan kepemimpinan yang ditanamkan melalui berbagai aktivitas kepramukaan, diharapkan Warga Binaan mampu mengembangkan potensi diri serta memiliki bekal yang bermanfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *