Lampung – Dalam upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan petugas dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung menerima pelatihan beladiri praktis dan drill penggunaan borgol yang diberikan oleh instruktur dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung, Jumat (12/6).
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Perempuan Bandar Lampung tersebut diikuti oleh seluruh petugas. Pelatihan meliputi teknik-teknik beladiri praktis untuk menghadapi situasi darurat serta tata cara penggunaan borgol yang aman, tepat, dan sesuai prosedur.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, Amiek Diyah Ambarwati, turut mengikuti secara langsung pelatihan tersebut. Bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP), Rini Legitasari, Kalapas juga turut ikut mencoba berbagai gerakan beladiri yang diperagakan oleh instruktur dari SPN Polda Lampung. Keikutsertaan pimpinan dalam pelatihan ini menjadi bentuk dukungan dan semangat dalam meningkatkan profesionalisme seluruh jajaran petugas.
Kalapas Perempuan Bandar Lampung, Amiek Diyah Ambarwati, menyampaikan apresiasi kepada SPN Polda Lampung atas sinergi yang telah terjalin dalam memberikan pembekalan kepada petugas pemasyarakatan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan, kesiapsiagaan, serta kepercayaan diri petugas dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada SPN Polda Lampung yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada jajaran Lapas Perempuan Bandar Lampung. Diharapkan kemampuan yang diperoleh dapat mendukung pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai standar keamanan yang berlaku,” ujar Amiek.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung terus berkomitmen meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta memperkuat sinergitas dengan aparat penegak hukum guna mewujudkan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan profesional.
#KemenimipasRI
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#LPPBandarLampung

