Jajaran Lapas Ampana Gelar Donor Darah Sebagai Wujud Kepedulian Sosial Dalam Peringati HUT ke-81 RI

142 views

Ampana – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat tersebut ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tojo Una-Una, Senin (10/8/2026).

Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran Lapas Ampana untuk menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan kerja.

Donor darah memiliki nilai sosial yang sangat penting karena darah yang disumbangkan dapat menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, baik dalam kondisi darurat maupun untuk kebutuhan pelayanan kesehatan tertentu. Melalui setetes darah yang diberikan, para peserta turut menghadirkan harapan dan manfaat bagi orang lain.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pejabat struktural, pegawai, serta peserta magang Lapas Kelas IIB Ampana. Keikutsertaan jajaran dalam kegiatan sosial ini menunjukkan komitmen Lapas Ampana untuk tidak hanya menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan, tetapi juga mengambil bagian dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan yang memiliki dampak positif bagi lingkungan sekitar.

BACA JUGA:  Pertamina Wujudkan Program PELIKAS Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi di Pangkalpinang

Partisipasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk membangun kepedulian sosial dan meningkatkan kesadaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana yang memberikan manfaat nyata. Donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi yang dapat dilakukan secara langsung sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap kebutuhan kemanusiaan.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 WITA dan berlangsung dengan antusiasme yang tinggi. Para peserta terlebih dahulu mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan sebelum melakukan donor darah.

Dari pegawai dan peserta magang yang mendaftarkan diri, sebanyak 10 (sepuluh) orang dinyatakan memenuhi persyaratan kesehatan dan berhasil mendonorkan darahnya. Para peserta mengikuti seluruh proses dengan tertib serta tetap memperhatikan arahan dan ketentuan medis yang diberikan oleh petugas.

BACA JUGA:  Kalapas Ampana Ikuti Pengarahan Pimpinan Tinggi Dirjenpas Perkuat Integritas dan Optimalisasi Pelayanan Pemasyarakatan Secara Virtual

Proses donor darah dilaksanakan melalui sejumlah tahapan, diawali dengan pengisian formulir pendaftaran, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan atau screening melalui wawancara medis. Selanjutnya, peserta menjalani pemeriksaan dan pengambilan sampel darah untuk memastikan kelayakan sebelum proses donor dilakukan.

Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, peserta kemudian menjalani proses pengambilan darah yang dilakukan oleh tenaga medis profesional dari Unit Transfusi Darah RSUD Kabupaten Tojo Una-Una. Seluruh proses dilaksanakan dengan memperhatikan standar keamanan dan prosedur medis yang berlaku, sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman.

Bagi Lapas Ampana, momentum peringatan kemerdekaan tidak semata-mata dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat semangat pengabdian. Nilai-nilai perjuangan dan gotong royong yang menjadi bagian dari sejarah bangsa diimplementasikan melalui kegiatan sosial yang mampu memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

Kepedulian tersebut diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif di lingkungan Lapas Ampana. Setiap pegawai didorong untuk memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di sekitarnya serta berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan, baik melalui donor darah maupun berbagai bentuk pengabdian lainnya.

BACA JUGA:  Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku Utara Pimpin Penguatan Tugas dan Fungsi Pembimbing Kemasyarakatan dan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan

Seluruh rangkaian kegiatan donor darah berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta sesuai dengan prosedur medis yang berlaku. Antusiasme para peserta menjadi gambaran bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus diwujudkan melalui aksi sederhana namun memiliki nilai kemanusiaan yang besar.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Ampana menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, pengabdian, dan aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama. Setetes darah, sejuta harapan. Dari Lapas Ampana, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kepedulian untuk kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *