Kreatif dari Balik Lapas, Warga Binaan Cibinong Dilatih Membuat Gitar Akustik yang Bernilai Jual

144 views

Cibinong – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong terus dikembangkan melalui program pembinaan kemandirian, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas Cibinong, para Warga Binaan mengikuti pelatihan pembuatan gitar yang tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga membuka peluang untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi, Rabu (23/9/2026).

Sejumlah warga binaan mengikuti pelatihan pembuatan gitar sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Tak sekadar mengisi waktu dengan kegiatan produktif, pelatihan ini diarahkan untuk memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat.

Pelatihan tersebut Dibimbing oleh Bapak Ujang dari Gore Workshop, Banten, sebagai instruktur. Para peserta mendapat pendampingan secara langsung mulai dari tahap awal hingga gitar siap dimainkan. Proses pembuatan dimulai dengan pengenalan dan pemilihan bahan kayu. Peserta kemudian belajar melakukan pengukuran dan pemotongan, membentuk bagian body gitar, merakit komponen, hingga melakukan finishing dan penyetelan nada.

BACA JUGA:  Dukung Pemberantasan Narkoba, Kakanwil Jalu Yuswa Panjang Hadiri Perjanjian Kerjasama Lapas Narkotika Dengan BNNP Lampung

Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Cibinong menyampaikan bahwa pelatihan pembuatan gitar merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang aplikatif dan dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya mengajarkan bagaimana membuat sebuah gitar, tetapi juga bagaimana bekerja dengan teliti, disiplin, sabar, dan bertanggung jawab. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan sumber penghasilan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Kasi Giatja.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan dengan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha maupun sumber penghasilan secara mandiri.

BACA JUGA:  Mempertajam Kemampuan Menembak Prajurit Yonif 7 Marinir

Antusiasme juga terlihat dari Warga Binaan Berinisial (S) yang mengikuti setiap tahapan dengan tekun, dia mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah dimiliki.

“Awalnya saya pikir membuat gitar itu mudah, ternyata membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Dari sini saya belajar banyak hal, mulai dari mengukur, memotong, merakit, sampai membuat hasil akhirnya terlihat rapi. Saya senang bisa mengikuti pelatihan ini karena ada keterampilan yang bisa saya bawa setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Pelatihan pembuatan gitar menjadi salah satu wujud nyata pembinaan kemandirian di Lapas Cibinong dalam memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah masa pidana berakhir.

BACA JUGA:  Dukung Pelaksanaan Pelayanan Publik Berdasarkan Survei IPK/IKM, Lapas Muara Enim Terima Monev dari Kanwil Kemenkumham Sumsel

Melalui kegiatan yang kreatif dan produktif, masa pembinaan diharapkan tidak hanya menjadi proses menjalani hukuman, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun keterampilan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan Warga Binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *