ICN Kerinci, UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Juara 1 Hilirisasi Kopi di Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026

128 views

Jambi – Inovasi dalam mengolah kopi hingga menjadi berbagai produk bernilai tambah membawa Indonesia Coffee Nature (ICN) Kerinci, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), meraih Juara 1 Lomba Hilirisasi Kopi pada Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026 yang digelar pada 19–20 September 2026 di Lapangan M10, Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Festival tersebut menjadi ruang bagi petani, penggiat kopi, pelaku usaha, UMKM, dan pecinta kopi untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan potensi kopi Kerinci. Dalam lomba hilirisasi, ICN Kerinci menampilkan inovasi pengolahan kopi dengan konsep _go green_ dan _zero waste_, mulai dari pengolahan _green bean_ menjadi kopi bubuk hingga pemanfaatan biji yang tidak masuk _grade_ 1 dan sisa produksinya menjadi berbagai produk bernilai tambah.

BACA JUGA:  Kalapas dan Jajaran Tegaskan Pentingnya Pendidikan dan Vokasi dalam Kontrol Blok di Lapas Kelas I Bandar Lampung

Pemilik ICN Kerinci, Gunaryadi, mengatakan inovasi tersebut dikembangkan untuk meningkatkan nilai ekonomi kopi sekaligus memanfaatkan hasil produksi secara optimal.

“_Green bean grade_ 1 kami proses menjadi kopi bubuk. Sementara yang tidak masuk _grade_ 1 kami manfaatkan menjadi parfum kopi. Selanjutnya, limbahnya juga kami olah menjadi lilin aromaterapi kopi, _coffee charcoal bag_ untuk penyaring udara, hingga kompos,” ujar Gunaryadi.

Selama dua hari festival, ICN Kerinci mencatat pendapatan sebesar Rp11,75 juta. Produk lilin aromaterapi kopi dan parfum kopi menjadi produk yang paling diminati pengunjung, sementara strategi _bundling_ turut diterapkan untuk meningkatkan penjualan.

BACA JUGA:  Lapas Way Kanan Laksanakan Kontrol Dapur Rutin Untuk Pastikan Kualitas Bahan Makanan Baik

ICN Kerinci telah menjadi UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel sejak 2017. Selama pendampingan, usaha ini mendapatkan berbagai dukungan pengembangan, mulai dari pelatihan, bantuan peralatan, pendampingan legalitas, hingga fasilitasi akses pasar. Saat ini, omzetnya mencapai rata-rata Rp25 juta hingga Rp27,5 juta per bulan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan pencapaian ICN Kerinci menunjukkan bagaimana inovasi dapat memberikan nilai tambah pada produk lokal.

“Pertamina terus mendorong UMKM binaan untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produknya. Prestasi ICN Kerinci menunjukkan bahwa inovasi dan konsistensi dapat membuka peluang bagi produk lokal untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Rusminto.

BACA JUGA:  Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir Sambut Personel Satgas PBB

Pengembangan ICN Kerinci melalui inovasi produk dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Tujuan 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *