Warga Binaan Lapas Terbuka Kendal Panen Kangkung dan Daun Singkong

142 views

Kendal – Bukan sekadar menanam dan merawat, warga binaan Lapas Terbuka Kendal mulai memetik hasil dari proses pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Kangkung dan daun singkong yang selama ini dibudidayakan di lahan Lapas berhasil dipanen, Selasa (29/09).

Menariknya, kegiatan panen kali ini turut melibatkan peserta magang, harapannya kegiatan ini memberikan pengalaman kerja secara langsung, terutama dalam proses pembinaan warga binaan. Bersama warga binaan dan petugas, mereka terlibat langsung dalam proses pemetikan, pengumpulan hingga pemilahan hasil panen. Panen kali ini menhasilkan 52 ikat kangkung dan 25 ikat daun singkong.

Hasil pertanian yang telah dipanen kemudian langsung terserap oleh tengkulak, sehingga hasil kerja warga binaan tidak hanya berhenti pada proses produksi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan memberikan gambaran nyata mengenai rantai usaha pertanian dari hulu hingga hilir.

BACA JUGA:  Kepala Rutan Sukadana Pastikan Kesiapan Layanan Kunjungan Lebaran Idul Fitri 1446H

Muhamad Isnan Nugroho selaku Staff Kegiatan Kerja Lapas Terbuka Kendal mengatakan, kegiatan pertanian dirancang agar warga binaan memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola usaha produktif.
“Kami ingin warga binaan tidak hanya tahu bagaimana menanam, tetapi juga memahami bahwa apa yang mereka rawat memiliki nilai dan bisa menghasilkan. Mulai dari menyiapkan lahan, merawat, memanen, sampai hasilnya terserap pasar, semuanya menjadi pengalaman yang penting untuk mereka bawa ketika kembali ke masyarakat,” ujar Isnan.

Bagi warga binaan, panen menjadi salah satu momen yang memberikan kepuasan tersendiri. Setelah melalui proses perawatan tanaman, hasil yang dipetik dapat langsung dimanfaatkan dan memiliki nilai jual.
Salah satu warga binaan, Anen, mengaku senang dapat mengikuti seluruh proses budidaya hingga melihat hasil tanaman yang dirawatnya dipanen dan langsung dibeli.
“Rasanya senang ketika tanaman yang kita rawat dari awal akhirnya bisa dipanen dan langsung dibeli. Jadi kami merasa apa yang dikerjakan di sini benar-benar ada hasilnya,” ungkap Anen.

BACA JUGA:  Kepala Lapas Ampana Intensifkan Penggeledahan Rutin Kamar Hunian Warga Binaan untuk Deteksi Dini Demi Keamanan

Selain menghasilkan komoditas pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter warga binaan. Mereka dilatih untuk bekerja secara disiplin, bertanggung jawab terhadap tanaman yang dirawat, menjaga kebersihan lahan, serta membangun kerja sama dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan.

Panen kangkung dan daun singkong ini sekaligus menunjukkan bagaimana lahan di lingkungan Lapas Terbuka Kendal terus dimanfaatkan secara produktif. Hasilnya tidak hanya menjadi bagian dari program ketahanan pangan, tetapi juga mulai terhubung dengan kebutuhan pasar melalui penyerapan langsung oleh tengkulak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *