Tingkatkan Nilai Keagamaan Warga Binaan, Lapas Martapura Rutin Gelar Pengajian

157 views

Martapura — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Martapura kembali melaksanakan kegiatan pengajian rutin sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa, 6 Oktober 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Martapura ini menjadi salah satu upaya Lapas dalam memberikan pembinaan keagamaan selama WBP menjalani masa pidana.

Pengajian rutin dimulai pada pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh sebanyak 45 orang WBP, terdiri dari 10 orang WBP Blok A dan 35 orang WBP Blok B. Kegiatan tersebut didampingi oleh Staf Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) yang bertugas memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan dengan tertib dan kondusif.

BACA JUGA:  Wujud Kepedulian Sosial, Kakanwil bersama Kalapas Berikan Santunan Kepada Anak Yatim

Pembinaan keagamaan melalui pengajian rutin menjadi sarana bagi WBP untuk meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat aspek spiritual selama menjalani proses pembinaan. Pelaksanaan kegiatan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu WBP membangun kesadaran diri, memperbaiki sikap dan perilaku, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, para WBP mengikuti pengajian dengan tertib dan penuh perhatian. Staf Binadik turut melakukan pendampingan dan pengawasan selama kegiatan untuk memastikan seluruh rangkaian pembinaan berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai.

Setelah kegiatan pengajian berakhir, seluruh WBP diarahkan untuk kembali ke kamar hunian masing-masing secara tertib dan aman. Pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan berlangsung dalam suasana yang kondusif, dengan seluruh peserta mengikuti arahan petugas hingga kegiatan selesai.

BACA JUGA:  Emersia Group Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Tema Berbagi Kebahagiaan di Bulan Penuh Berkah

Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Farizal Antony, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu bagian penting dalam membentuk kepribadian WBP selama menjalani masa pembinaan. Menurutnya, kegiatan pengajian tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan motivasi WBP untuk memperbaiki diri serta menjalani proses pembinaan dengan baik.

Melalui kegiatan pengajian rutin ini, Lapas Martapura berharap pembinaan kepribadian dapat terus memberikan dampak positif bagi WBP. Diharapkan WBP semakin memiliki kesadaran untuk menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, memperbaiki sikap dan perilaku, serta memiliki bekal moral dan spiritual yang positif sebagai bagian dari persiapan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *